KARIMUN, Potretnusantara.id-Jamil Mubarok didampingi rekannya Sukma Bambang Susilo Tim Hukum PT Karimun Granit (KG) menyatakan kesiapan pihak perusahaan untuk mengakomodir usulan-usulan warga Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat sepanjang usulan tersebut atas musawarah dan kesepakatan warga. Hal ini disampaikan Jamil bersama rekanya saat konferensi pers di Hotel Aston, Jumat (28/2) malam.
Jamil sempat berfikir, jika pertemuan selama ini yang dimediasi oleh pihak pemerintah yaitu dari pihak Kelurahan dan Kecamatan sudah memiliki draff atau poin-poin usulan dari masyarakat untuk dibahas pada rapat lanjutan (Jumat 28/2) siang.
“Kita mengira sudah ada poin-poin usulan yang sudah dimiliki warga. Kita percaya, jika poin-poin itu tadi ada sudah langsung kita bahas dan mungkin langsung selesai,”katanya meyakinkan
Jamil menjelaskan, jika pada rapat Jumat siang (28/2) tersebut usulan masyarakat itu diusulkan kepada pihaknya dipastikan akan langsung dibahas bersama, dan dia menyakini kesepakatan sudah terwujud. Namun dalam kesempatan rapat tersebut usulan-usulan yang informasinya sudah ada poinnya dari masyarakat tidak dimunculkan sehingga pembahasan menjadi tidak tepat.
“Tadinya kita mengira draff poin-poin usulan itu sudah lengkap. Artinya jika memang usulan itu sudah ada kan bisa kita diberikan copynya baru kita bahas bersama. Saya yakin jika itu ada , kita sudah punya kata sepakat,”paparnya
Dikatakan, pada prinsipnya pihaknya siap mengokomodir usulan-usulan warga sepanjang usulan tersebut sudah melalui kesepakatan warga dan kemudian dilakukan pembahasan bersama dengan pihak perusahaan.
“Jika mereka minta satu kita berikan dua, jika minta perbaikan gorong-gorong 20 meter misalnya kita bangun 40 meter, kan bisa saja. Namun tadi usulan itu tidak muncul,”katanya menyanyangkan
Dia juga sangat mendukung usulan masyarakat tentang pelatihan-pelatihan terhadap warga masyarakat sekitar. Dia mengusulkan program tersebut diprioritaskan kepada warga yang masih produktif sehingga pelatihan-pelatihan yang diadakan nantinya dapat menjawab tantangan-tantangan perkembangan tehnologi yang semakin canggih.
“Kalau pelatihannya misalnya untuk menjahit pasti kita coret. Tetapi kalau misalnya pelatihannya tentang tehnologi akan kita akomodir, bila penting kita hadirkan yang handal,”katanya.
Pantauan dilapangan, pertemuan antara warga dengan pihak PT Karimun Granit merupakan pertemuan yang ketiga. Masing-masing pihak melibatkan kuasa hukum, namun hingga saat ini belum menemukan kesepatan tantang usulan-usulan melalui program PPM tersebut. Pihak perusahaan kembali mengusulkan adanya pembentukan tim kecil dari kedua pihak sehingga dalam melakukan pembahasan nantinya dapat lebih terarah namun tetap melibatkan pihak Kecamatan.
red











Discussion about this post