Padang Lawas, Potretnusantara.id – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rapat Evaluasi Pendapatan Daerah Semester I Tahun 2022 berlangsung di Aula Hotel Al-Marwah Sibuhuan Kecamatan Barumun. Rabu (29/6/22)
Rapat tersebut dibuka oleh Plt. Bupati Padang Lawas drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu CHt. MM, M.Si dihadiri Sekretaris Daerah Arpan Nasution S.Sos, Staf Ahli Bupati Bid. Pembangunan, Ekonomi Dan Keuangan Drs. Irwan Halomoan, MM, Asisten I Bid. Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Panguhum Nasution, S.Sos, M.AP, Asisten II Perekonomian Dan Pembangunan Drs.Marza Jennova, MM serta para OPD.
Plt. Bupati drg. Ahmad Zarnawi CHt. MM, M.Si dalam arahannya mengatakan salah satu indikator kemandirian daerah dalam bidang keuangan adalah Pendapatan Asli Daerah ( PAD).
“Pajak Daerah dan Retribusi Daerah merupakan sumber utama dari Pendapatan Asli Daerah sebagai pondasi yang tentunya akan digunakan untuk menyelenggarakan pembangunan di daerah.” kata Plt Bupati Zarnawi
Plt Bupati berdarah Batak itu mengakui, bahwa hampir semua SKPD penghasil PAD mengalami kendala dalam pencapaian target, yang dikarenakan kendala situasi pandemi Covid 19 yang mengakibatkan pergerakan ekonomi masyakarat yang tidak stabil dan cenderung menurun yang berakibat pada penurunan capaian kontribusi PAD.
“Pada Tahun ini, kita bersyukur walaupun pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir tetapi geliat ekonomi masyarakat mulai dapat kita rasakan dan cenderung bergerak naik.” tutur Plt Bupati Zarnawi.
Melihat sikon tersebut Plt Bupati bermarga Pasaribu ini mengajak agar semua berinovasi dalam menggenjot dan memaksimalkan langkah langkah untuk capaian target PAD yang telah di sepakati bersama.
Plt Bupati Zarnawi yang kerap disebut mayarakat sebagai Bapak Kesehatan di Padang Lawas ini juga meminta para OPD agar mencermati potensi-potensi PAD dengan ekstensifikasi pendapatan daerah yang dapat dilakukan dengan pengelolaan sumber sumber penerimaan baru serta penjaringan Wajib Pajak
/Wajib Retribusi baru, intensifikasi pendapatan daerah yang dapat dilakukan dengan optimalisasi penerimaan sesuai potensi daerah serta membangun dan peningkatan sistem pendukung capaian target PAD.
“Jalan Kecamatan Sihapas Barumun menuju Barumun Barat, jalan Sepanjang Kecamatan Batang Lubu Sutam akan tuntas tahun ini, begitu juga program-program pemerintah yang lain yang perlu dituntaskan. Semua ini butuh dana. Kalau kontribusi PAD tidak tercapai bagaimana kita untuk menjalankan ini semua. Kalau bukan kita, siapa lagi, kalau bukan sekarang, kapan lagi,” tandas Zarnawi.
Plt Bupati kembali mengingatkan para stakeholder harus saling mendukung agar pembangunan dapat terlaksana sesuai harapan.
“Untuk itu, sekali lagi saya meminta kepada para stakeholder yang terlibat dalam capaian target PAD, mulai dari elemen masyarakat, pelaku dunia usaha, PNS selaku leading sektornya harus saling mendukung dan bersama-sama bergerak untuk mencapai target ini, agar pembangunan dapat kita laksanakan sesuai dengan apa yang telah kita cita citakan bersama,” imbuh Plt Bupati mengakhiri arahannya.
Kaban Pendapatan Daerah Gunungtua Hamonangan Daulay, S.Sos MM, mengatakan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah pendapatan Daerah yang diperoleh dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Kaban Pendapatan Daerah, Gunungtua menyampaikan tujuan dari rapat evaluasi ini agar pimpinan OPD mendukung percepatan dan evaluasi terhadap realisasi Pendapatan Asli Daerah Tahun 2022 serta ekspose terkait capaian PAD dan langkah serta gambaran capaian target PAD untuk semester berikutnya (II) Tahun 2022.
Robert Nainggolan.










