LINGGA – Potretnusantara.id – Camat Singkep Selatan, Munzilin Hasibuan, S.I.P. dan Kepala Desa (Kades) Pulau Lalang, Indra, didampingi Sekdes Pulau Lalang melakukan kunjungan ke Kantor PT PLN Persero ULP Dabo Singkep di Jln Kesehatan Dabo, yang diterima langsung, Manager PLN ULP Dabo Singkep Suheri bersama Staf. Jumat ( 7/8/2026).
Dalam Kunjungan Camat bersama Kepala Desa Pulau Lalang, mempertanyakan sejauh mana progres yang sudah ada terkait. realisasi ketersediaan listrik PLN di Desa Pulau Lalang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.
Saat ini masyarakat Desa Pulau Lalang, yang dihuni 125 KK, sangat membutuhkan aliran listrik yang dapat digunakan 24 jam, Masyarakat setempat hanya mengandalkan penerangan dari mesin desa yang hanya menyala selama 12 jam. Ujar Kepala Desa Pulau Lalang, Indra.
Camat Singkep Selatan, berharap, adanya kepastian, sebagai mana harapan Pemerintah melalui Kementerian ESDM menargetkan seluruh desa di Indonesia teraliri listrik,kata dia.
Kami paham dengan kondisi geografis daerah Desa Pulau Lalang, Kecamatan Singkep Selatan yang terletak di ujung Kabupaten Lingga tidak mungkin bisa dialiri listrik melalui kabel bawah laut, apalagi masyarakat nya hannya berjumlah 125 KK ujarnya.
Camat menambahkan, masyarakat sangat mengharapkan, kehadiran listrik di desa Pulau Lalang yang sudah menjadi kebutuhan primer di era milenial ini, selama ini di desa Pulau Lalang, menjadikan listrik. kebutuhan sekunder yang hanya dapat dinikmati pada malam hari, ujarnya.
Dengan adanya PLN masuk desa ini tentunya di harapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat, terutama dalam pengembangan ekonomi mikro bagi penduduk Desa.
Menanggapi hal tersebut, Manager PLN ULP Dabo Singkep Suheri, menyatakan saat ini, di Kabupaten Lingga ada 8 Desa yang sudah dapat persetujuan bahkan menjadi skala prioritas salah satunya Desa Pulau Lalang, ujarnya.
“Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi salah satu solusi yang akan digenjot oleh pemerintah untuk wilayah terpencil yang sulit dijangkau jaringan kabel utama,,” kata dia.
Selain itu saat ini masih ada yang ditunggu terkait dengan proses lahan yang akan dijadikan, tempat Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) setelah itu selesai baru masuk proses lelang ujarnya.(tbn)










