DELISERDANG, Potretnusantara.id – Narkoba merupakan barang haram yang merusak badan, roh, mental dan jiwa manusia. Seiring hal tersebut Polisi terus mengejar dan menggrebek kawasan padat penduduk yang ada di sekitar bantaran rel itu, para pecandu, pengedar, hingga bandar melakukan perlawanan.
Naifnya perbuatan para pencandu dan pengendar merasa terganggu sehingga Polisi dilempari batu, berharap petugas mundur agar tak jadi melakukan penangkapan.
Namun, Polisi yang sudah tahu adanya rencana perlawanan dari para pelaku sindikat narkoba ini tampak menggunakan helm.
“Kami dilempari batu oleh warga setempat,” kata Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Jan Piter Napitupulu, Rabu (6/10/2021).
Kapolsek Janpiter mengatakan, pihaknya sempat kewalahan menembus kawasan tersebut, berkat kerja keras tim, ada enam orang yang Gerebek Kampung Narkoba. Namun Polsek Percut Seituan berhasil membekuk dan diseret para bandar ke Polsek Percut Seituan.
“Dari enam tersangka, satu diantaranya merupakan wanita, barang bukti yang diamankan petugas berupa narkotika jenis sabu seberat 3,94 gram, alat isap (bong), dua buah senjata tajam berupa parang, satu unit mesin judi tembak ikan, dan satu plastik berisikan batu kerikil,” tutur Janpiter
Pihaknya komitmen akan terus melakukan penggerebekan seperti ini sesuai dengan arahan dari atasan.
Di lokasi penggerebekan, tampak warga berhamburan keluar rumah hingga tumpah ruah ke rel kereta api,karena penasaran ingin melihat siapa saja yang diringkus polisi diangkut ke komando.
Nurlice Hutabarat










