KARIMUN, Potretnusantara.id-42 warga penumpang kapal Kelud dari Jakarta tiba di pelabuhan Tanjungbalai Karimun Minggu (12/4) saat ini masih mengikuti proses karantina di Gedung SMP 2 Negeri Binaan, Kecamatan Tebing. Pemerintah Daerah memutuskan, proses karantina akan mereka jalani selama sepuluh hari hingga empat belas hari.
“Ada 42 orang warga Kabupaten Karimun yang menggunakan kapal kelud. Dan saat ini mereka sedang menjalani proses karantina selama satu minggu atau empat belas hari kedepan,”kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi saat meninjau warga di gedung karantina, Selasa (14/4)

Rachmadi mengatakan dilakukannya karantina kepada 42 warga Karimun yang melakukan perjalanan dari Jakarta selama empat belas hari adalah karena para penumpang tersebut sudah berada cukup lama selama perjalanan didalam kapal, sementara saat ini diketahui bahwa para kru kapal dari hasil alat tes diagnostik cepat (rapid diagnostic test) menunjukkan adanya gejala virus corona.
“Jadi memang beresiko, makanya kita memutuskan agar seluruhnya menjalani karantina selama satu minggu atau empat belas hari kedepan,”katanya menjelaskan.

Dalam kesempatan ini juga, Rachmadi meminta kepada seluruh warga yang dinyatakan sedang menjalani karantina mandiri dirumah masing-masing agar tetap berada dirumah. Dia tidak membenarkan para warga yang mejalani karantina mandiri bebas keluar rumah karena sangat beresiko bagi warga lainnya.
“Jadi nanti jika kita temukan ada warga yang sedang menjalani karantina mandiri berada di luar rumah, atau berada ditempat-tempat umum maka tim kita akan menjemputnya dan melakukan karantina di gedung ini,”katanya.

Pantauan dilapangan, 55 warga Kabupaten Karimun yang sedang menjalani proses karantina di gedung SMP 2 Negeri Binaan mendapat pengawasan dan pengecekan kesehatan dari tim kesehatan. Mereka juga setiap paginya bersama tim relawan melakukan senam ringan dan berjemur dilapangan, dan hasil dari pengukuran suhu tubuh dinyatakan saat ini masih normal.
Dari data yang dihimpun, 42 orang merupakan penumpang kapal Kelud, 1 orang merupakan penumpang dari Batam dan 12 orang merupakan penumpang dari Malaysia dan seluruhnya berjumlah 55 orang dan seluruhnya merupakan warga Karimun.
edorey











Discussion about this post