KARIMUN, Potretnusantara.id-Dua Belas orang penumpang dari Malaysia tujuan Karimun langsung menjalani proses karantina di gedung SMP 2 Negeri Binaan, Kecamatan Tebing. Dua belas warga Karimun ini merupakan penumpang dari Malaysia yang tiba di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, Selasa (14/4) pagi. Diketahui, kapal hari ini adalah merupakan kapal terakhir yang diperbolehkan masuk ke Karimun.
Setiba di gedung karantaina, Dua Belas warga Karimun tersebut langsung diberikan pengarahan oleh tim relawan, kemudian para tim medis melakukan pengecekan suhu tubuh dan meminta keterangan riwayat kesehatan selama berada di Malaysia dan selama perjalanan.

“Tadi tiba disini mereka langsung cuci tangan dulu, baru kemudian menjalani proses pemeriksaan suhu tubuh dan pendataan alamat tinggalnya,”kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi.
Dia menambahkan, bagi seluruh penumpang dari Malaysia khususnya warga Karimun akan dilakukan karantina selama dua hari di penampungan, selanjutnya jika memang kondisinya sehat maka akan diperkenankan pulang dan melakukan karantina mandiri dirumahnya. Namun dia berpesan, bagi seluruh warga yang dikategorikan karantina mandiri tidak diperkenankan hilir mudik ditengah masyarakat, jika itu ditemukan maka pihaknya akan menjemputnya.

“Tujuannya ya selain pemeriksaan kesehatan adalah sebagai shock therapy. Karena memang tidak ada jaminan bagi yang karantina mandiri ini mematuhi sepenuhnya, dan memang kita akui pasti ada yang patuh. Tapi itulah, jika memang mereka sudah kita sarankan karantina mandiri tetapi masih berkeliaran, maka akan kita jemput dan dikarantinakan selama empat belas hari,”tegasnya.
Pantauan dilapangan, dua belas warga Karimun yang tiba di gedung karantina langsung mendapat pelayanan yang baik dari seluruh tim medis dan tim relawan. Mereka langsung diberi pengarahan dan mengantarkan ke tempat yang disediakan. Dimana tempat tersebut sebelumnya telah dilakukan penyemprotan disinfektan dan pembersihan sehingga nyaman untuk digunakan, dan dari hasil suhu badan setelah dilakukan pemeriksaan, mereka dinyatakan normal.
edorey











Discussion about this post