KARIMUN, Potretnusantara.id-Wati, salah satu pedagang pakaian bekas dipasar rombengan, Kecamatan Karimun menuturkan sulitnya kegiatan aktivitas jual beli sejak wabah virus corona melanda Indonesia, khususnya di Kabupaten Karimun. Kondisi saat ini dinilai sangat memprihatikan karena aktivitas jual beli sangat sepi.
Wati mengakui, aktifitas penjualan saat ini menurun total dibandingkan sebelum wabah covid-19 melanda. Wati bersama ratusan pedagang lainnya cenderung pasrah karena kegiatan berdagang merupakan kegiatan yang sudah digeluti cukup lama dan sulit untut beralih pada kegiatan baru.
“Kita tidak ada keahlian lain. Jadi kita bertahan saja,”kata Wati bersama pedangang lainnya, Rabu (2/9)
Disinggung terkait ketersediaan barang, Wati mengatakan hingga saat ini belum menemukan kesulitan. Namun tambahnya, pedagang untuk melakukan pembukaaan baru terkadang sebulan sekali sangat jauh dibandingkan sebelumnya yang dapat membuka baru dua kali seminggu.
Wati bersama pedagang lainnya berharap agar wabah covid 19 segera berlalu, dengan demikian diyakini kondisi penjualan dapat kembali normal.
“Karena kita ini bukan siapa-siapa, jadi untuk harapan bantuan sosial kalau ada dikasih ya syukur, kalau tidak ada juga tetap bersyukur,” ungkapnya
Pantauan dilapanga, kondisi pasar rombengan sangat sepi dari pembeli. Terlihat para pedagang merapikan dagangannya sebagai langkah menghilangkan kejenuhan.
Sonithayolla











Discussion about this post