Karimun, Potretnusantara.id – Plt Bupati Karimun Anwar Hasyim mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Karimun dan 5 Ranting Kecamatan HNSI Kabupaten Karimun bertempat di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Kamis, (3/10) pagi.
Pengukuhan ini mengangkat tema “Dengan pengukuhan pengurus DPC HNSI dan 5 ranting Kecamatan HNSI Kabupaten Karimun, kita tingkatkan sinergitas HNSI bersama masyarakat nelayan Kabupaten Karimun”.
Tampak hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kabupaten Karimun Raja Rafiza, Forkopimda, Instansi Vertikal, OPD, Camat, Ketua DPC HNSI Karimun Abdul Latif, pengurus DPC dan Ranting HNSI Kabupaten Karimun.
“Atasnama pemerintah daerah Kabupaten Karimun mengucapkan selamat kepada bapak-ibu pengurus HNSI yang baru dikukuhkan. Bersyukur, tentunya bapak-ibu yang dikukuhkan ini adalah orang-orang terpilih yang dianggap mampu untuk mengemban amanah ini,” ujar Plt Bupati Karimun Anwar Hasyim.
Anwar berharap HNSI ini dapat menjadi wadah sebagai tempat untuk menampung aspirasi, mendengarkan keluhan-keluhan dan mencari solusi terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi oleh para nelayan.
“Mudah-mudahan HNSI ini dapat memberikan kontribusi kepada anggota dan dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh anggota nelayan itu sendiri,” harapnya.
Sementara itu, Ketua DPC HNSI Kabupaten Karimun Abdul Latif mengatakan pengukuhan 5 ranting Kecamatan HNSI ini adalah untuk melengkapi kepengurusan ranting di 14 kecamatan se-kabupaten Karimun.
Adapun kelima ranting Kecamatan HNSI yang dikukuhkan pada hari ini yakni meliputi ranting Kecamatan Meral, Meral Barat, Tebing, Karimun dan Kundur Utara.
“Alhamdulillah, kepengurusan di 14 kecamatan sudah terbentuk semua,” kata Latif.
Latif menjelaskan bahwa saat ini total Pengurus HNSI Kabupaten Karimun dari 14 Kecamatan dan 72 Kelurahan/desa berjumlah lebih kurang 800 orang pengurus. Sedangkan untuk nelayan di kabupaten Karimun ada sebanyak 13 ribu nelayan.
“Dikita sudah terdata sebanyak 8 ribu nelayan namun yang punya KTA baru berjumlah 3 ribu dan ini akan terus kita kejar kelengkapan datanya sesuai instruksi dari pusat,” jelasnya.
Ia berharap kedepannya HNSI ini tetap solid dan kompak.
“Harapan kita tetap dapat bekerja sama sehingga semua persoalan yang dihadapi oleh nelayan dapat segera kita atasi”. pungkasnya. (Ery)










