KARIMUN, Potretnusantara.id-Kondisi parkir di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun kian hari kian makin memprihatinkan, kondisi ini sangat mengganggu kedatangan dan pergi bagi masyarakat yang ingin menggunakan wilayah pelabuhan tersebut.
Kondisi sperti ini sudah cukup lama dikeluhkan banyak pihak namun hingga saat ini belum ada tindakan dari pihak-pihak terkait.
“Entahlah macem mane agak nye, orang nak ngatar kite tak bisa parker apalagi nak tunggu saat jemput, matilah macam gini,”kata salah satu warga yang namanya enggan dituliskan saat mengantar anaknya di pelabuhan, Jumat (6/9).
Keluhan warga tersebut bukannya tidak berdasar, kondisi areal di pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun sangatlah padat mengingat juga berbatasan langsung dengan pelabuhan bongkar muat.
Kondisi ini membuat semakin padatnya areal tersebut sehingga dipastikan akan menyulitkan para pengguna jasa pelabuhan domestik tersebut.
Sementara itu, Adrison, S.H yang kerap memperhatikan kepentingan publik ini menilai ada kelalaian para pihak dalam pengaturan tata kelola parkir disana.
“Saya melihat ada sistem yang keliru,”katanya memulai.
Dia menjelaskan, hendaknya pihak-pihak yang melakukan pengaturan di wilayah tersebut harus memikirkan kepentingan secara luas tidak saja hanya mementingkan kelompok.
“Padahal tidak semua yang mengantar itu parkir disana, banyak juga yang cuman diantar, kenapa penuh terus,”katanya.
Dia mencoba memberikan jalan keluar terhadap persoalan tersebut sehingga para pengguna jasa pelabuhan atau masyarakat lebih nyaman dan teratur.
“Misalnya, motor atau mobil tidak diperkenankan menginap disana, atau jalur sepanjang lintasan dikosongkan tidak boleh yang sifatnya parkir kecuali berhenti sementara,”katanya memberi solusi.
Menurutnya, masyarakat banya yang merasa terjolomi akibat tidak mendapatkan ruang yang semestinya disana.
“Semua kita ini memang penting, tetapi perlu di ingat ada hak publik disana yang harus kita berikan kepada publik,”tutupnya.
Pantauan dilapangan, situasi di pelabuhan Tanjungbalai Karimun memang cukup padat apalagi saat adanya bongkar muat yang bersamaan. Kondisi seperti ini akan dipastikan dengan puluhan lori yang antri, dan kemudian banyaknya motor dan mobil disana yang menginap sehinga pertukaran parkir jadi terganggu.
ery










