Lhokseumawe, Potretnusantara.id-Majelis Permusawaratan Ulama Lhokseumawe resmi menutup Pelatihan Pendidikan Kader Ulama Angkatan Pertama yang berlangsung di Aula Hotel Lido Graha dan menerapkan protokol kesehatan.(17/Juli/2021)
Acara ini dihadiri oleh beberapa tokoh agama salah satunya Tgk.Abu Bakar yang kerap disapa Abati cunda sebagai Ketua MPU Lhokseumawe serta staf yang berkaitan tentang majelis tersebut.
Abati cunda saat dikonfirmasi pewarta membenarkan hal tersebut,ia memaparkan acara yang di ikuti oleh empat puluh orang ini diselenggarakan selama dua belas hari dan bertujuan untuk memberikan wawasan serta pendidikan keagamaan kepada peserta .
“Benar, acara ini dilaksanakan selama dua belas hari peserta yang mengikuti sebanyak 40 orang laki laki dan perempuan, keduanya ditempatkan di tempat berbeda yang bertujuan untuk memberikan wawasan dan pendidikan keagamaan,”paparnya.
Ia juga berharap kepada peserta yang mengkuti pelatihan ini agar dapat memahami apa yang sudah di ajarkan pada saat mengikuti pelatihan dan dapat menjadi kader penerus MPU yang akan datang.
“Saya berharap agar peserta pelatihan dapat memahami apa yang sudah diajarkan oleh pembimbing apa itu MPU sebenarnya dan akan menjadi kader pengganti kami dimasa yang akan datang,”tutupnya.
Sekretariat MPU Lhokseumawe Hasri mengungkapkan,pelatihan ini bertujuan untuk peningkatan mutu para santri yang akan menjadi penerus tokoh keagamaan di masa depan.
“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini dapat membentuk para peserta untuk bisa mengedepankan aspek hukum islam dan dapat menjadi lentera di tengah masyarakat sekitar mereka”.ungkapnya
Sebelumnya Majelis Permusawaratan Ulama mengadakan Pelatihan Kader Ulama yang di selenggarakan selama dua belas hari dari tanggal 6 juli hingga 17 juli 2021.
Acara pembukaan yang seharusnya di lakukan oleh Wali Kota ini diwakilkan oleh Kadis Syariat Islam Dan Pendidikan Dayah Tgk.Misran Fuadi S.Ag. MAP.Pelatihan ini dilaksanakan atas Dasar Qanun Aceh Nomor 2 tahun 2009 tentang Majelis Permusawaratan Ulama.
Selama kegiatan peserta pelatihan di ajarkan oleh pemateri dari anggota majelis permusawaratan ulama lhokseumawe di antaranya pimpinan Dayah dari pihak Eksekutif Walikota dan DPRK kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.
Ahmad










