KARIMUN, Potretnusantara.id-Sidang Gembala GBI Tanjung Balai Karimun, Pdt Sucipto menjadi pembicara atau pengkhotbah dalam acara perayaan Natal SMA N 5 Karimun, dalam kesempatan ini panitia mengkat tema “growing fruitful in Christ”.
Pdt Sucipto menjelaskan, “growing fruitful in Christ” (tumbuh berbuah dalam Kristus) adalah tentang proses pertumbuhan rohani yang berkelanjutan, yang mengarah pada menghasilkan buah-buah kehidupan yang mencerminkan karakter dan ajaran Kristus
Ini mengajarkan bahwa hidup kita harus semakin mencerminkan karakter Kristus, menghasilkan buah roh yang baik, dan membawa kemuliaan bagi Tuhan, serta menjadi berkat bagi sesama.
Dia menambahkan, tumbuh berbuah dalam Kristus berarti terus berkembang dalam iman, pengetahuan, dan hubungan kita dengan Tuhan. Ini bukanlah proses yang instan, tetapi melibatkan komitmen untuk belajar, berubah, dan lebih dekat dengan Tuhan setiap hari.
“Hidup kita itu harus berdampak, artinya kita harus menjadi berkat dalam kehidupan kita,”kata Sucipto dalam pejelasannya. Saat Natal SMA N 5 Karimun, Kamis Malam (12/12).
Kemudian tambahnya, dalam Efesus 4:14-15 mengajarkan pentingnya kedewasaan rohani dalam kehidupan orang Kristen, dengan menekankan pada stabilitas iman dan pertumbuhan dalam kasih Kristus.
Dalam Efesus 4:14 mengatakan “Supaya kita tidak lagi menjadi anak-anak yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran dan yang dipermainkan dengan kecurangan dalam kelicikan orang, yang dengan maksud jahat menyesatkan.”
“Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak menjadi lemah dan mudah terombang-ambing oleh berbagai ajaran yang salah. Ini menunjukkan bahaya ajaran yang tidak benar yang bisa merusak iman seseorang, dan menekankan perlunya kedewasaan rohani untuk membedakan yang benar dari yang salah,”pesannya.
Kemudian dalam Efesus 4:15 mengatakan “Tetapi dengan teguh berpegang pada kebenaran dalam kasih, kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, yaitu Kristus.”
Dapat kita pahami, dalam Ayat ini mengajarkan bahwa untuk tumbuh dalam iman, kita harus berpegang teguh pada kebenaran yang ada dalam Firman Tuhan, dan melakukannya dengan kasih. Kedewasaan rohani juga berarti menjadi semakin serupa dengan Kristus dalam segala aspek kehidupan.
“Secara keseluruhan, kedua ayat ini mendorong orang Kristen untuk berkembang dalam iman, menghindari ajaran yang salah, dan terus bertumbuh menjadi lebih seperti Kristus dengan hidup dalam kebenaran dan kasih,”katanya.
Diakhir khotbahnya, Pdt Sucipto menekankan agar jadilah berkat bagi sesama, dimana buah yang dihasilkan dalam Kristus tidak hanya bermanfaat bagi diri kita sendiri, tetapi juga untuk orang lain.
“Kita dipanggil untuk menjadi berkat dan membawa dampak positif bagi dunia sekitar, melalui kasih dan pelayanan kepada sesama,”pesannya.
ery






