LINGGA, Potretnusantara.id-Bupati Kabupaten Lingga, M. Nizar mengatakan konektifitas transminsi air bersih Embung Gemuruh diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat baik untuk kepentingan rumah tangga maupun untuk kepentingan pertanian.
Nizar menyampaikan selama ini khususnya terkait irigasi pertanian dan distribusi air bersih belum sepenuhnya dapat terpenuhi sehingga dengan kehadiran Embung Gemuruh mampu kembali membangkitkan lahan pertanian yang lebih baik.
“Dengan optimalisasi ini, kita harapkan lahan-lahan tidur dapat dihidupkan kembali, dan para petani bisa mengolah lahan mereka dengan baik,”ujar Nizar. Selasa (26/11).
Dia menjelaskan porgram pembangunan pipa transmisi air bersih Embung Gemuruh sepanjang 9,7 kilometer tersebut merupakan proyek yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024.
“Hasilnya mampu untuk meningkatkan kapasitas distribusi air hingga 8 sampai 10 jam perhari,”ungkapnya.
Dia meyakini, kehadiran Embung Gemuruh akan mampu mendukung pengembangan lahan-lahan pertanian yang selama ini kurang produktif akibat keterbatasan irigasi.
Nizar juga meminta keada masyarakat akan pentingnya menjaga keberlangsungan sumber air yang ada di Gemuruh.
“Kami berharap tidak ada penebangan kayu kayu diwilah itu supaya sumbermata air yang ada dapat terjaga dengan baik,”tegasnya.
Bupati juga berharap selain distribusi air yang semakin lancar, juga harus dibarengi kualitas air yang diterima masyarakat harus di perhatikan, itu sangat penting ujarnya.
“Ini adalah langkah maju yang signifikan. Namun, tantangan ke depan adalah menjaga kualitas air dan meningkatkan efisiensi distribusi,” tambahnya.
Terpisah, direktur Utama PDAM Lingga Irfan juga menyoroti manfaat yang dirasakan masyarakat sejak optimalisasi Embung Gemuruh ini selesai.
Ia menjelaskan bahwa daerah yang sebelumnya rawan kekurangan air kini dapat menikmati distribusi air lebih dari 10 jam per hari.
“Efek pembangunan ini sangat positif. Kualitas dan kuantitas distribusi air meningkat, bahkan daerah-daerah seperti Sungai Lumpur, Sekop Laut, Kampung Boyan, dan Kebun Nyiur dan Pasir Kuning mendapatkan pasokan air yang lebih baik,”jelas Irfan.
PDAM Lingga juga berencana menambah bak penampungan air untuk menjangkau lebih banyak wilayah dan memastikan keberlanjutan distribusi air bersih.
“Kami optimis manfaat pembangunan ini akan terus dirasakan oleh masyarakat, dengan dukungan semua pihak untuk menjaga keberlanjutan fasilitas ini,”tambahnya.
Proyek ini tidak hanya meningkatkan distribusi air bersih, tetapi juga membuka peluang besar bagi sektor pertanian di Lingga.
Dengan dukungan dari pemerintah daerah, BWS, dan masyarakat, optimalisasi Embung Gemuruh diharapkan menjadi tonggak penting dalam pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lingga.
Hadir dalam peresmian yang berlangsung Kajari Lingga, Perwakilan Kapolres Lingga, Asisten III dan Asisten I, OPD, Camat dan juga para tokoh masyarakat.
jamariken tambunan










