LINGGA, Potretnusantara.id-Bupati Lingga M,Nizar kembali menegaskan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, untuk menjaga netralitas dalam Pilkada 2024 ini.
Nizar menekankan pentingnya menjaga netralitas ASN selama masa Pilkada untuk menciptakan suasana yang kondusif. Ia mengingatkan seluruh ASN dan tenaga honorer agar menjunjung tinggi prinsip netralitas serta menghindari tindakan yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.
“Kita tahu ada dua pasangan calon, nomor 1 dan nomor 2. Semua kita kenal, semua kita tahu. semua punya keluarga. Jangan saling menghujat, memaki, atau menyebarkan fitnah,”pesan Nizar. Selasa (26/11).
Di jelaskan, proses demokrasi harus dijalani dengan damai dan penuh rasa tanggung jawab demi menjaga kerukunan masyarakat Kabupaten Lingga.
Muhammad Nizar memberikan penekanan khusus pada pentingnya menjaga netralitas, terutama di era digital saat ini. Ia menyoroti bahwa netralitas ASN mencakup tiga aspek utama, yakni: perkataan, perbuatan, dan sikap di media sosial.
“Saya ingin mengingatkan kepada seluruh ASN untuk menjaga netralitas. Netralitas itu adalah prinsip yang harus kita junjung tinggi,” ujar Nizar.
Dikatakan bagi ASN yang bertugas di berbagai wilayah Kabupaten Lingga, mulai dari Dabo Singkep hingga Daik. Nizar berharap seluruh ASN dapat menjadi teladan dalam menjalankan tugasnya tanpa terpengaruh oleh dinamika politik.
“Netralitas ini harus menjadi pedoman bagi ASN di semua tingkatan, baik di pusat pemerintahan kabupaten maupun di kecamatan,” tambahnya.
Bupati Lingga mengimbau masyarakat dan ASN untuk menjaga suasana damai selama pelaksanaan Pilkada. Dengan saling menghormati dan menghindari ujaran kebencian, Nizar optimis bahwa proses demokrasi di Kabupaten Lingga akan berjalan dengan baik dan bermartabat.
“Mari kita jalani proses ini dengan damai, tanpa konflik, demi kemajuan Kabupaten Lingga yang kita cintai,” pungkas Nizar.
Arahan ini menjadi pedoman penting bagi ASN di Kabupaten Lingga untuk menjaga profesionalisme dan integritas selama masa Pilkada.
jamariken tambunan










