KARIMUN, Potretnusantara.id-Banyak pihak menyoroti kebaikan pemerintah dalam program penyaluran Bantuan Soaial (Bansos) disaat menjelang Pemilu maupun Pilkada, baik itu bantuan berupa sembako ataupun sumabangan janji pembangun yang fantastis.
Kejadian ini seolah menunjukkan kekuatan ekonomi suatu daerah atau merupakan bentuk kepedulian terhadap kepentingan masyarakat secara umum.
“Kita sambut baik program ini, namun persoalan kenapa sekali lima tahun atau menjelang Pilkada saja,”kata Adrison, S.H pemerhati politik di Kabupaten Karimun. Rabu (18/9).
Dalam analisanya, selama masa periode para incumbent atau petahan yang menjabat sangat jarang terlihat melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya sosial seperti menyalurkan bantuan sembako.
“Saya bukan mau kritik, namun ini faktanya,”katanya.
Dia menyarankan, jikalau memang pemerintah itu sungguh-sungguh untuk melakukan program-program yang sifatnya membatu membantu masyarakat hendaknya dilakukan secara kontiniu.
“Kalau memang serius, jadikan saja ini menjadi program tahunan, artinya setiap tahun adakan kegiatan pembagian sembako,”katanya.
Dia merasa heran, dimana seolah-olah kekuatan keuangan daerah tiba-tiba menguat saat menjelang pemilihan kepala daerah sehingga dengan semangatnya pemerintah membagikan bantuan sosial kepada masyarakat.
“Saya tidak berfikir negatif, namun yang jadi pemikiran kenapa saat memasuki pemilihan seolah-olah Keungan Daerah menjadi menguat, ini yang jadi persoalan,”akunya heran.
Dia berharap perbuatan atau program baik dari pemerintah tidak diasumsikan khalayak banyak menjadi sebuah perbuatan cari muka atau mencari perhatian yang tentu akan merugikan kepribadian pemimpin saat itu.
“Kalau kondisinya seperti ini terur-menerus saya percaya masyarakat akan menjadi apatis, artinya bantuan akan diterima tetapi sudah memiliki pemikiran yang negatif. Coba ini menjadi sebuah agenda rutin, pasti persoalan beda masyarakat akan lebih menghargai dan merasa memiliki tanggung jawab terhadap pemimpinnya,”paparnya.
Dia percaya kedepan para pemimpin akan lebih mawas diri dan lebih bermartabat dalam membangun masyarakatnya dalam segala bidang.
ery










