Karimun, Potretnusantara.id – Kejuaraan Grasstrack AMS12 x AD39 Marine Blaster Engineer Championship berlangsung sukses pada 8–9 Agustus 2026 di Sirkuit NP Pelambung, Desa Pongkar, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Ajang balap garuk tanah ini menyajikan persaingan ketat lintas tingkatan mulai dari kelas pembinaan, prestasi, hingga kelas penunjang dan terselenggara berkat dukungan resmi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Kepulauan Riau.
Diantara deretan peserta yang tampil penuh semangat, perhatian tertuju pada sosok pembalap cilik berusia 9 tahun. M. Sultan Al Fateh atau yang akrab disapa Biyu, berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dengan meraih kemenangan sekaligus di dua kelas berbeda.
Putra asli Karimun kelahiran 5 Juli 2017 ini merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan Bapak Noviardi dan Ibu Dila. Dalam kejuaraan bergengsi tersebut, Biyu yang memperkuat tim BB 89 Racing Team berhasil menaklukkan lawan-lawan di dua kelas sekaligus:
- Juara I — Kelas Mini Moto Matic 2-Tak/4-Tak Usia Maksimal 10 Tahun (Non SE)
- Juara II — Kelas Mini Moto Usia Maksimal 12 Tahun (Non SE)
Dua piala yang berhasil diboyongnya menjadi bukti nyata bahwa di usia belia, Biyu telah menunjukkan bakat alami, ketangguhan mental, serta ketekunan yang patut diacungi jempol di atas lintasan tanah.
Menurut Noviardi yang akrab disapa Novi Togong, minat putranya terhadap dunia balap grasstrack telah tumbuh sejak Biyu berusia 7 tahun. Sejak awal, ia dan sang istri memutuskan untuk memberikan dukungan penuh terhadap bakat yang dimiliki anaknya. Dukungan keluarga inilah yang menjadi landasan kuat sehingga Biyu semakin percaya diri dan terus mengasah kemampuannya di setiap perlombaan.
“Kami selaku orang tua selalu mendukung apa yang menjadi minat dan bakat anak, selama kegiatan tersebut positif dan bermanfaat. Semangat dan ketekunan yang ditunjukkan Biyu memang patut kami banggakan,” ungkap Noviardi saat dikonfirmasi awak media, Rabu (12/8).
Di balik kebanggaan tersebut, Noviardi turut menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Karimun semakin memperhatikan keberadaan atlet-atlet muda berprestasi seperti putranya. Pembinaan yang terarah, penyediaan fasilitas yang memadai, serta apresiasi yang nyata diyakini dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak mampu mengharumkan nama daerah hingga ke kancah yang lebih luas.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Karimun dapat lebih memperhatikan dan membina atlet muda yang berprestasi. Dengan dukungan yang tepat, saya yakin anak-anak berbakat di daerah ini mampu bersaing hingga ke tingkat nasional,” harap Noviardi.
Keberlangsungan kejuaraan ini sekaligus membuktikan bahwa olahraga grasstrack di Kabupaten Karimun semakin berkembang dan digemari masyarakat. Ajang kompetisi seperti ini menjadi sarana pencarian bibit berbakat sejak dini.
Dukungan dari penyelenggara, pembinaan pelatih, serta perhatian pemerintah daerah diharapkan terus berjalan beriringan sehingga kelak akan lahir pembalap-pembalap andalan asal Karimun yang siap bersinar di panggung lebih besar. (Ery)
Editor : Din










