TIDORE MALUT, Potretnusantara.id – Kerja sama Pemerintah Desa Maitara Utara, Desa Maitara Tengah, Desa Maitara dengan Mahasiswa Kubermas Unkhair Ternate tahap I tahun 2021, melakukan kegiatan sosialisasi anti narkoba dan kekerasan terhadap perempuan dan anak, di Pulau Maitara, tepatnya di Desa Maitara Utara, Sabtu, (28/8/2021).
Turut hadir, Polsek Tidore Utara Kanit Provos, BNN Kota Tidore Kepulauan Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kadis Perlindungan Anak dan Perempuan Kota Tidore Kepulauan dan Hj.Rahmawati Muhammad Sinen, hadir sebagai Tim Penggerak PKK dan sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku Utara yang peduli terhadap perempuan dan anak.
Sosialisasi pada hari Sabtu (28/8) ini, dalam kondisi hujan deras, namun tidak menyurutkan semangat sosialisasi, hal ini terlihat disaat derasnya hujan, warga masyarakat masih antusias menerima materi sosialisasi sampai kegiatan selesai.
Kepala Desa Maitara Tengah Muhlis Malagapi, yang juga sebagai ketua Apdesi Kota Tidore Kepulauan, saat ditemui di tempat kegiatan, menuturkan bahwa kegiatan ini terlaksanakan atas kerja sama pemerintah Desa Maitara Tengah, Desa Maitara Utara dan Desa Maitara Induk Dengan Mahasiswa Kubermas Unkhair Ternate tahap I tahun 2021. Desa Maitara Selatan sudah duluan melakukan kegiatan seperti ini.
BNN Kota Tidore Kepulauan melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, menghimbau agar bagaimana para penggiat yang telah dibentuk di Maitara Utara, Maitara Tengah untuk melaksanakan kegiatan P4 di dua desa yang sudah dibentuk.
“Mari bersama kita lawan dan perangi narkoba,” ujarnya
Sementara Kanit Provos Aipda Ridwan R.Subur,SH., Dalam materi sosialisasinya tentang Perda miras Kota Tidore Kepulauan, yang sudah berlaku dari 2018, beliau mengutarakan tujuan dari sosialisasi ini agar masyarakat mengetahui, sebagai langkah antisipasi apabila ada miras yang masuk di pulau Maitara.
“Sosialisasi tentang mirat tadi itu, dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila ada miras yang masuk di pulau Maitara”, ungkap Ridwan.
Hj.Rahmawati Muhammad Sinen, mengungkapkan dalam materi sosialisasinya mengatakan, perlunya peran aktif seluruh masyarakat agar tidak terjadi lagi kekerasan anak dan perempuan di Kota Tidore Kepulauan.
“Saya berharap, kekerasan anak dan perempuan tidak terjadi lagi di Kota Tidore Kepulauan dan Maluku Utara pada umumnya,” harapannya.
Iswan Dukomalamo










