Potretnusantara.id, Natuna — Hujan lebat, angin kencang hingga gelombang tinggi seakan menunjukkan kekuatan alam. Hal ini pertanda musim Utara hadir di Natuna, namun meski cuaca lagi “keras kepala”, pengendara jangan ikut-ikutan keras kepala di jalan. Kasatlantas Polres Natuna Iptu Erwan Toni menegaskan, helm tetap wajib terpasang rapat di kepala, walau jaket sudah basah sampai ke tulang.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Natuna sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini, gelombang 1,25–2,5 meter berpotensi menghadang perairan Natuna, Anambas, Tambelan, Subi hingga Serasan pada 9–12 Desember 2025. Angin dari utara yang melaju 25 knot mungkin bikin nelayan bergoyang di laut, tapi Iptu Erwan tak mau pengendara ikut bergoyang di aspal.
“Hujan boleh deras, angin boleh kencang tapi helm jangan lepas. Air hujan hanya bikin basah, tapi aspal bikin sakit hati, sakit kepala, dan sakit dompet,” ucapnya Kasatlantas sembari tersenyum. (9/12)
Imbauan ini datang setelah sukses digelarnya Operasi Zebra Seligi 2025 bersama TNI waktu lalu. Terkait musim Utara berlangsung di Natuna, kondisi cuaca tidak menentu, dimana guyuran hujan lebat kerap hadir disertai angin kencang.
“Kami bukan melarang berkendara saat hujan, tapi jangan sampai akibat tidak ada jas hujan kondisi pengendara tidak stabil, apa lagi sampai tidak pakai helm? ” ujar Iptu Erwan Toni
Ia juga menambahkan, kesadaran diri untuk selalu prioritaskan keamanan menjadi hal yang utama. Para pengendara khususnya sepeda motor harus selalu menggunakan helm saat berkendara.
” Helm bukan aksesoris musiman yang di pake saat sering digelar operasi razia aja, Helm Itu sahabat, bukan mantan. Jangan ditinggal saat musim utara” paparnya.
Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendi, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr(Opsla) juga mengingatkan bahwa keselamatan darat dan laut harus sama-sama diprioritaskan.
“Informasi BMKG melalui Polairud sudah mengingatkan nelayan agar menunda melaut bila angin kencang. Di darat, pihak lantas kami juga mengingatkan jangan ngebut di jalan licin. Cuaca ekstrem itu tantangan, bukan pembenaran untuk melanggar aturan,Helm tetap pakai” tegasnya.
Ia pun berpesan, pengendara wajib memastikan perlindungan diri lengkap sebelum gas motor diputar. “Kalau hujan, tambah perlindungan boleh. Jaket hujan, sarung tangan, sepatu tertutup… tapi jangan tambah kecepatan,” canda Kapolres.
Jadi, meski langit lagi kurang bersahabat di musim Utara ini dengan kondisi hujan dan angin yang cukup kencang, polisi berharap warga Natuna tetap santai namun waspada.
Karena hujan bisa reda, tapi keselamatan tidak bisa dibeli lagi bila sudah hilang. Tetap pakai helm, tetap selamat!(Kalit)










