Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan, Potretnusantara.id – Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) mendapat sorotan tajam terkait mangkraknya terminal yang sudah dibangun, namun tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Terminal yang seharusnya menjadi pusat aktivitas transportasi, kini justru terkesan seperti “tempat hantu” karena sepi dan tidak terawat.
Kritik utama ditujukan pada ketidaktegasan Bupati dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbup) terkait penggunaan terminal. Loket-loket angkutan di Kota Dolok Sanggul masih bebas beroperasi di luar terminal, tanpa adanya sosialisasi atau penertiban yang jelas dari pemerintah daerah.
Ketua LSM Dami, Rian Marbun, secara tegas menyoroti kinerja bupati dalam hal ini. Ia mendesak agar bupati segera melakukan sosialisasi kepada seluruh loket angkutan umum (travel), baik angkutan antar kabupaten maupun provinsi, untuk diarahkan ke terminal.
“Untuk apa dibangun terminal jika tidak difungsikan? Ini jelas pemborosan anggaran dan menunjukkan ketidakmampuan pemerintah daerah dalam mengelola fasilitas publik,” ujar Rian Marbun. Sabtu (18/10/25).
Tidak berfungsinya terminal ini berdampak negatif pada potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang seharusnya bisa diperoleh dari retribusi terminal. Selain itu, kesemrawutan kota akibat loket-loket liar juga menjadi masalah yang belum terselesaikan.
Masyarakat Humbang Hasundutan menuntut tindakan nyata dari bupati untuk segera memfungsikan terminal dan menertibkan loket-loket angkutan liar. Jika tidak, bukan tidak mungkin akan muncul mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan bupati saat ini.(R/S).










