Aceh Singkil, Potretnusantara.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Drs. Azmi, M.AP, bersama Ketua MPK Aceh Singkil, telah mengadakan pertemuan penting dengan Pimpinan Almukarram Abuya H. Ghazali, serta pengurus Yayasan, Kepala Sekolah dan Guru Darul Muta’allimin Tanah Merah.
Pertemuan ini bertujuan untuk membahas proses pendirian Ma’had ‘Aly di Kabupaten Aceh Singkil.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Azmi menyampaikan dukungan penuh terhadap pendirian Ma’had ‘Aly, yang sejalan dengan komitmennya untuk terus mengembangkan sumber daya manusia di bidang agama.
“Ma’had ‘Aly di Aceh baru ada enam. Insyaallah, Aceh Singkil akan segera memiliki Ma’had ‘Aly sendiri,” ucapnya pada Jumat (2/08/2024).
Ia berharap proses pendirian Ma’had ‘Aly ini berjalan lancar, mengingat izin dan restu dari Abuya H. Ghazali sudah diperoleh. Sebagai tuan rumah Pondok Pesantren Darul Muta’allimin Tanah Merah, salah satu persyaratan yang dipenuhi adalah masa pendirian pondok pesantren selama 20 tahun dengan minimal 1000 santri.
“Abuya H. Ghazali, yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Aceh Singkil, menyambut baik dan merestui niat pendirian Ma’had ‘Aly ini. Jika kita bekerja sama, Insya Allah akan terwujud,” katanya.
Nasrin, Ketua MPK, menambahkan, “Insya Allah, proses akan kita lanjutkan dengan pemenuhan administrasi, dan setelah itu, kita akan segera mengadakan pertemuan atau rapat lanjutan,” sebutnya.
Sebagai informasi, Ma’had ‘Aly adalah lembaga pendidikan tinggi Islam yang menawarkan program studi di bidang keislaman. Lembaga ini berfokus pada pendidikan lanjutan dalam studi agama, baik dalam aspek teori maupun praktik, mencakup kajian mendalam tentang fiqh, tafsir, hadis, dan ilmu-ilmu keislaman lainnya. Ma’had ‘Aly berperan penting dalam mencetak ulama atau cendekiawan Muslim dengan pemahaman mendalam tentang ajaran Islam. Lulusan Ma’had ‘Aly akan diberikan gelar Sarjana Agama yang disetarakan oleh pemerintah pusat.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan Ma’had ‘Aly di Aceh Singkil dapat segera terealisasi, memberikan kontribusi besar bagi pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang keislaman di wilayah tersebut. (Mardin).
Editor : Din










