LINGGA, Potretnusantara.id – Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lingga Sutarman Tinjau langsung aktivitas Panen Udang Vaname di Desa Berindat Kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga Provinsi Kepri.
Kehadiran Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lingga Sutarman didampingi camat Singkep Pesisir M Saman Tokoh masyarakat dan Kepala Desa Berindat Yusnani.
Kadis Perikanan, Sutarman, menyebut panen udang yang dilakukan ini, diharapkan produksinya meningkat melebihi target yang direncanakan.
“Tambak udang yang dikelola oleh pihak kelompok ini sudah melakukan panen ke 2 kalinya, artinya masih dapat dipertahankan walaupun belum mendapatkan keuntungan yang signifikan yang jelas tidak merugi. Pemerintah Kabupaten Lingga khususnya dari Dinas Kelautan dan Perikanan, akan terus memberikan kemudahan dalam hal administrasi dan birokrasi bagi investasi di Lingga, khususnya dalam sektor tambak udang,” kata Sutarman, Kamis (2/5/2024).
Ia juga menyampaikan, untuk pemasaran hasil panen pengelola telah memiliki pasar kerja swasta sendiri. Dan ini, secara produksi sudah terdaftar di Karantina Daerah. Ia juga mengaku nahwa pihak swasta juga turut diberikan kemudahan dan juga kelompok kelompok yang ada di Desa ini akan dipermudah di bidang administrasi supaya masyarakat dapat bekerja sekaligus meningkatkan ekonomi.
Ditempat yang sama, Kepala Desa Berindat Yusnani mengatakan, dengan adanya tambak udang vaneme di Desanya menjadi kebanggaan tersendiri. Selain menjadi lapangan pekerjaan masyarakat hasil dari tambak ini juga akan diberikan ke masyarakat yang datang ketika melakukan panen.
“Kami berharap di Desa ini dapat dikembangkan terus untuk perluasan tambak. Supaya dapat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Atas nama masyarakat ami meminta melalui dinas terkait agar dapat mengembangkan tambak udang di daerah ini. Karena saat ini hanya ada 1 kolam namun sudah menunjukkan hasil yang baik,” kata dia.
Ditambahkannya, saat ini dengan kapasitas 1 kolam tambak udang kelompok budidaya udang vaname masyarakat sudah dapat bekerja 5 kepala keluarga (KK) bayangkan kalau ada beberapa kolam lagi bisa di kembangkan, artinya masyarakat bisa mendapatkan lapangan pekerjaan kata dia.
“Saya selaku Kepala Desa sangat senang melihat hasil panen udang vaname yang pertama dan yang kedua. Panen pertama dengan jumlah Bibit yang ditabur sekitar 75 ribu bibit bisa menghasilkan udang lebih kurang 1 ton sementara hasil kedua ini dengan bibit 100 ribu ekor diperkirakan bisa panen 1,5 ton, tentunya bisa membantu perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengaku jika awalnya sedikit khawatir karna takut gagal panen namun dengan optimisme dan didukung masyarakat dari anggaran desa melalui program ketahanan pangan, akhirnya pemerintah desa membuat kebijakan untuk mencoba budidaya udang vaname.
“Alhamdulillah, seperti yang kita lihat sekarang, melalui dukungan program ketahanan pangan berharap daerah ini dapat menjadi salah satu tempat pengembangan budidaya udang vaname. Semoga akan lebih banyak kolam dan kelompok budidaya udang vaname di Desa Berindat sehingga bisa meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat desa Berindat. (Resky/tbn).
Editor : Din










