TIDORE MALUT, Potretnusantara.id – Dalam rangka melindungi masyarakat dari serangan Covid-19, Tim Covid-19 Kelurahan Fobaharu, yang dipimpin langsung oleh Kepala Kelurahan Sofyan Haedar,SE., melakukan gebrakan sadar masker.
Tim Covid Kelurahan Fobaharu, turun ke jalan dan tempat hajatan untuk membagikan masker dan mensosialisasikan pentingnya kesadaran diri sendiri, berikhtiar menjaga kesehatan, kegiatan dilakukan di Kelurahan Fobaharu Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara, Minggu (22/8).
Ketua Tim Covid-19 Kelurahan Fobaharu Sofyan Haedar,SE., saat ditemui di tempat kegiatan mengatakan bahwa, informasi tentang covid-19 ini, sering membuat masyarakat resah, maka menurutnya perlu melakukan gebrakan inovasi, bersosialisasi tentang covid-19, tanpa harus membuat masyarakat resah, dengan cara tim covid turun berbaur, bercanda tawa dengan masyarakat. Pentingnya kesadaran setiap individu untuk melindungi diri dari serangan covid-19.

“Informasi tentang covid-19 ini, terkadang membuat masyarakat resah, hasilnya tim covid saat melakukan aksi-aksi lapangan, terbentur dengan adanya asumi-asumsi negatif terhadap tim covid-19, baik tim covid-19 di tingkat bawah maupun atas. Maka dari itu kita perlu melakukan inovasi gebrakan yang sedemikian rupa, agar tidak ada konflik antara petugas dengan masyarakat,” ungkap Sofyan.
Lanjut Sofyan, kegiatan ini dilakukan hari Minggu (22/08), karena pada saat libur, banyak masyarakat yang beraktifitas di kelurahan, jadi dirasa hari minggu itu waktu yang tepat. Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 wit.
Lelaki yang biasa disapa Opan Fober ini juga menuturkan, sekarang ini istilahnya dua kubu, ada yang masih percaya covid dan ada yang tidak percaya lagi. Hal ini sehingga melahirkan polemik perdebatan. Kita hanya perlu berikhtiar menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan.
“Intinya kita berusaha, Tuhan yang menentukan. Jangan lupa beribadah dan berdoa, semoga kita selalu dilindungi oleh Allah SWT Tuhan yang Maha Esa,” kata bijaknya.
Dia berharap gebrakan ini, mampu menggugah kesadaran setiap individu, untuk beriktiar dengan langkah protokol kesehatan (prokes).
“Jika kita sendiri tidak mau berikhtiar menjaga diri kita sendiri, lalu bagaimana kita bisa menjaga orang-orang terdekat kita. Mari kita bangun kesadaran untuk tetap ikhtiar menjaga kesehatan kita,” Harapannya.
Iswan Dukomalamo










