NATUNA, Potretnusantara.Id.- Gebrakan baru dari Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Natuna, tiga petani milenial hadir Di Kecamatan Batubi, Natuna, Kepri. Selain itu, Distan juga akan memberangkatkan para petani milenial nantinya ke Jepang untuk Study Banding selama tiga bulan.
Melalui program bantuan dari Pusat, Distan Natuna akan mulai merekrut petani petani muda masuk dalam kategori milenial dan juga petani andalan, dimana petani tersebut menjadi salah satu petani yang sudah mengerti bercocok tanam.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Natuna, Marwan mengatakan bahwa pada tahun 2020 tahun lalu untuk petani yang akan studi banding ke Jepang, pihaknya sudah mengajukan 9 nama dari Natuna, namun mereka belum bisa di kirim akibat masih ada syarat ketentuan yang belum dilengkapi.
“Kita akan cari duta petani milenial dan duta petani andalan,” ujar Marwan di ruangan kerjanya. Kamis (29/4).
Selain itu, para petani milenial nantinya juga akan mengarahkan para petani lainya untuk menanam holtikura lainya.
Saat ini kata Marwan, ketiga petani milineal tersebut , Imam, di Desa Gunung Putri dengan luas ½ hektar, berhasil menanam tomat. Selanjutnya, Sadam di Desa Sedarat Baru berhasil menanam Cabe dan Ahmad Zainur di SP I Batubi berhasil menaman dan mengelola serai sari Wangi seluas ½ hektar serta Padi seluas ½ hektar.
Pada kesempatan itu juga, Marwan juga berupaya untuk mendapatkan bantuan DAK (Dana Alokasi Khusus) dari Provinsi dan pusat untuk pengadaan pupuk subsidi. Nantinya para Petani Natuna bisa mendapatkan pupuk bersubsidi, selain menuai hasil produktif tanaman yang signifikan, harga jual dapat bersaing, sebab biaya harga pupuk berpengaruh dalam penetapan harga jual nantinya.
Tambah Marwan, bantuan pupuk Subsidi dari pusat pada tahun 2021 kepada Natuna sebanyak 31 Ton, terbagi dalam pupuk Za, Pospot, NPK, SP 36 dan Urea.
“Para petani yang memiliki kartu tani akan mendapat bantuan pupuk Ssubsidi,” papar Kadistan Natuna.
Ditempat terpisah, Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni sangat mendukung gerakan petani milinial, Ia berharap para generasi muda di Natuna tidak ada lagi yang penganguran dan sudah bisa mempunyai penghasilan sendiri.
Selain itu, pihaknya juga akan mengupayakan bantuan pupuk subsidi, untuk mengurangi beban para petani membeli pupuk. Sehingga hasil yang akan di dapat Petani akan sesuai yang di harapkan.
kalit













