LABURA, Potretnusantara.id – Peristiwa bunuh diri Warga Kampung Banjar Lorong 1, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan Labuhanbatu Utara digegerkan dengan seorang pria yang tewas tergantung dengan leher terikat di dalam kamar, Selasa (19/4).
Kapolsek Kualuh Hulu, AKP IS Gunarko melalui Kanit Reskrim Ipda Yuna H Gultom kepada wartawan mengatakan identitas korban berinisial THR (32) warga Kampung Banjar Lorong 1 Desa Tanjung Pasir Kec Kualuh Selatan Kab Labuhanbatu Utara diduga nekat menggantungkan diri menggunakan tali di kamarnya
Dijelaskan, kronologis kejadian yang dihimpun tim Mapolsek Kualuh Hulu, terjadinya bunuh diri pada hari Selasa tanggal 19 April 2022 sekira pukul 04.30 Wib.
Dari keterangan saksi Tunem saat hendak membangunkan korban dari kamar tidurnya, namun korban tidak menyahut dari dalam kamar sedangkan kamar korban posisi terkunci dari dalam.
“Atas hal tersebut, saksi Tunem merasa curiga karena sejak Hari Senin (18/4) mulai pukul 05.00 Wib sampai dengan hari ini (19/4) Pukul 04.30 Wib korban tidak ada keluar dari dalam kamarnya,”kata Kanit Reskrim menirukan keterangan saksi.
Sehingga saksi Tunem tambahnya, merasa curiga dan memanggil Joko Utama untuk melihat korban di dalam kamarnya, setelah itu Joko mengambil tangga lalu mengintip korban dari atas dinding dan melihat bahwa posisi korban sudah gantung diri di dalam kamar dengan menggunakan potongan kain bakal pakaian warna hitam.
“Melihat hal tersebut saksi Joko memberitahukan kejadiannya kepada saksi Tunem. Kemudian Petugas Polsek Kualuh Hulu mendapat informasi dari masyarakat selanjutnya mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP),”paparnya
dikatakan, barang bukti yang dapat dari tempat kejadian seutas tali yg terbuat dari guntingan kain katun warna hitam yang disambung dengan empat sambungan dipakai untuk menggantungkan diri.
“Dan dua potong kain katun yang terdapat bekas guntingan serta satu buah gunting kertas kecil warna hitam,”tambahnya
Kanit Reskrim menyimpulkan hasil pantauannya setelah di lakukan olah TKP, Korban meninggal dunia akibat Gantung Diri dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di bagian tubuh korban.
“Motif, Korban melakukan bunuh diri diduga karena korban belum menikah sehingga merasa malu kepada keluarga lalu, sedangkan adik kandungnya hendak mau menikah,”paparnya.
Tim mapolsek rencana membawa korban untuk dilakukan Autopsi namun keluarga korban merasa keberatan untuk di lakukan Autopsi, lalu pihak korban membuat surat pernyataan, bahwa keluarga merasa keberatan apabila dilakukan Autopsi terhadap korban.
ss










