ASAHAN, Potretnusantara.id – Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi, meresmikan Mushola Al Taufiq dan Raudhatul Athfal Al Faqih MIS Bazis Aek Songsongan di Desa Aek Songsongan, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Selasa (4/10/22).
Acara tersebut selain dihadiri Wakil Bupati Asah, juga tampak hadir Camat Aek Songsongan (diwakili), Camat Simpang Empat, Irwansyah Siahaan, Plt. Camat Bandar Pulau, Haris Margolang, Kapolsek Bandar Pulau, IPTU Suriyanto dan sejumlah pimpinan Perusahaan, pengurus yayasan MIS BAZIS, para kepala desa, Ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama dan undangannya.
Ketua Yayasan MIS BAZIS Aek Songsongan, Niswan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kehadiran Wakil Bupati Asahan yang telah meresmikan Mushola Al Taufiq dan Raudhatul Athfal Al Faqih yang dirangkai dengan penyerahan santunan kepada 7 orang anak yatim dan kaum duafa.
“Baru kali ini ada Pejabat besar di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama pejabat lingkungan sekitar datang ke tempat ini, tentunya kami sangat merasa bangga bisa bersama dengan bapak Wakil Bupati meresmikan Mushola Al Taufiq dan Raudhatul Athfal Al Faqih MIS BAZIS Aek Songsongan yang juga disaksikan orang-orang tua siswa,“ ujarnya.
Niswan juga menyampaikan, bahwa Dirinya dibantu Sekretaris Doni Andika, S.Pd, dan Bendahara, Ir. Hariadi D mendapat modal kepercayaan dari masyarakat untuk mengelola madrasah yang sudah berdiri sejak tahun 1996 ini. Baru 4 bulan ini pihak yayasan berdiri PAUD (RA) Al-Faqih BAZIS Aek Songsongan dan membangun mushola At-Taufiq yang sumber dananya dari masyarakat dan donator.
“Meskipun hanya dengan modal diberi kepercayaan, tanpa gaji maupun honor kami tidak pernah putus asa untuk kemajuan sekolah dengan memberikan pelajaran kepada anak-anak didik kami agar mereka bisa meraih masa depan yang cerah dan kelak bisa menjadi orang yang berguna bagi busa dan bangsa,“ ujar Niswan.
Sementara itu, Wakil Bupati Asahan dalam pidatonya mengucapkan selamat atas peresmian Mushola Al Taufiq dan Raudhatul Athfal Al Faqih BAZIS Aek Songsongan. Ia berharap mushola yang dibangun ini hendaknya tidak hanya menjadi tempat ibadah semata, akan tetapi mampu memberikan pencerahan sekaligus mampu menggerakkan perilaku kebaikan di lingkungannya. Demikian juga dengan pembangunan PAUD Al-Faqih BAZIS Aek Songsongan diharapkan bisa meningkatkan kualitas Pendidikan Usia Dini agar terciptanya generasi cerdas dan berahklak Islami.
“Kita berdoa mudah-mudahan dibukakan pintu hati bapak-bapak pemimpin perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan Aek Songsongan dan Bandar Pulau ini untuk memberi bantuan guna kemajuan pendidikan di MAS BAZIS ini,” ujar Taufik.
Terahkir Dirinya juga menyampaikan rasa bangga dengan siswa MIS BAZIS Aek Songsongan yang telah mampu menunjukkan kebolehannya berpidato bahasa Inggris diacara tersebut. Taufik juga meminta agar bidang mata pelajaran bahasa Inggris ini juga perlu ditingkatkan untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman
“Bila perlu gunakan nahasa Inggris untuk membuat proposal ke perusahaan asing yang ada di wilayah kita ini,” ujar wabub.
Secara terpisah, Niswan yang dikonfirmasi awak media mengatakan MIS BAZIS Aek Songsongan sudah berdiri sejak tahun 1996, namun kegiatan sekolah sempat tersendat akibat minimnya dana oprasional yang didapat.
“Sekolah ini bukan milik pemerintah tapi milik masyarakat, maju mundurnya tergantung dari masyarakat. Tapi Alhamdulillah dalam waktu 4 bulan kita
bisa membangun mushola dan tempat ruang RA secara sederhana, tentunya ini berkat kerja keras pengurus yayasan menghimpun dana dari masyarakat dan donatur,“ jelas mantan P3NTR itu.
Hal senada dikatakan Bendahara Yayasan MIS BAZIS Aek Songsongan, Ir. Hariadi D. Ia menambahkan, dirinya dari bulan September hingga Desember ini harus bisa mengeluarkan uang operasional sekolah sebesar Rp 9.000.000. Dana tersebut bisa diperolehnya berkat kedekatannya dengan sejumlah pimpinan perusahaan besar di BUMN dan Swasta juga Pemerintah.
“Sebelumnya kita sholat berjamaah di halaman MIS yang sempit ini, tapi sekarang setelah mushola ini diresmikan oleh bapak Wakil Bupati. Kita melaksankanya di dalam mushola agar lebih nyaman“. pungkasnya. (Paimin).










