Singkil, Potretnusantara id- Ancaman abrasi yang semakin parah di kawasan pesisir Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, mendorong Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, turun langsung ke lokasi terdampak, Selasa (26/8).
Didampingi sejumlah kepala dinas, Wabup meninjau kondisi garis pantai yang terkikis hebat dan melihat langsung dampak nyata terhadap permukiman serta usaha warga.
Kunjungan ini dilakukan menyusul laporan kerusakan yang terus meluas, termasuk rusaknya beberapa warung kopi (warkop) milik warga yang berdiri di sepanjang pesisir. Selain menghancurkan bangunan, abrasi juga mengancam mata pencaharian dan keselamatan penduduk setempat.
“Kami sangat prihatin melihat kondisi ini. Abrasi di Pulo Sarok sudah terlalu lama terjadi dan kini memasuki tahap yang mengkhawatirkan. Kami berkomitmen untuk segera mengambil langkah konkret,” tegas Hamzah di sela kunjungannya.
Wabup menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera menyiapkan langkah mitigasi darurat untuk menahan laju abrasi dalam waktu dekat. Upaya ini akan menjadi tahapan awal sebelum pelaksanaan program penanganan permanen yang lebih komprehensif.
“Dalam waktu dekat, kami akan turunkan tim untuk menangani secara darurat. Sementara itu, koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat akan terus kami lakukan untuk mendapatkan dukungan teknis dan anggaran,” jelasnya.
Warga Harapkan Aksi Nyata, Bukan Sekadar Kunjungan Kehadiran Wabup bersama jajaran disambut positif oleh masyarakat Pulo Sarok. Namun, warga juga berharap kunjungan ini tidak berhenti pada retorika.
“Kami senang pemerintah datang melihat langsung. Tapi yang lebih kami harapkan adalah tindakan nyata. Abrasi sudah lama menghancurkan lahan kami, bahkan mengganggu usaha dan ekonomi warga,” kata Efendi, salah satu warga yang hadir di lokasi.
Warga menyebut, jika tidak segera ditangani, abrasi berpotensi mengisolasi kawasan tersebut dan berdampak lebih luas pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berjanji akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari dinas teknis hingga lembaga pusat, untuk menyusun solusi jangka panjang. Penanganan abrasi ini tidak hanya penting untuk melindungi wilayah pesisir, tapi juga untuk menjamin keberlangsungan hidup dan aktivitas ekonomi masyarakat di masa depan.
Mardin










