SINGKIL, Potretnusantara.id – Pada awal 2022, terjadi lonjakan harga minyak goreng di pasaran. Harga minyak goreng kemasan bisa mencapai Rp 24.000 per liter. Hal ini pun memicu kelangkaan minyak goreng di sejumlah wilayah.
Mengatasi kondisi tersebut, per 1 Februari 2022, pemerintah secara resmi menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng. Berdasarkan penetapan tersebut, HET untuk minyak curah dipatok Rp 11.500 per liter, untuk kemasan sederhana dipatok Rp 13.500 per liter, sementara untuk kemasan premium dihargai Rp 14.000 per liter.
Minyak goreng yang umum dipakai di Indonesia untuk proses memasak adalah minyak kelapa sawit. Namun ada minyak nabati lain yang bisa dipakai, seperti Minyak Kelapa. Kelapa yang merupakan buah tropis, banyak tumbuh di kepulauan Indonesia.
Salah satunya Kelapa asal Kepulauan Banyak Kabupaten Aceh Singkil, meskipun kelapanya kecil atau besar namun tebal isinya dan banyak mengandung minyak
Hal itu terbukti dari salah seorang pedagang Kelapa, Pak Al mengatakan saya sudah lama jualan Kelapa asal Kepulauan Banyak, tapi belum pernah saya coba membuat minyak goreng, kemudian saya coba buat Minyak Goreng dari Kelapa tersebut, ternyata banyak menghasilkan Minyak.
“Akibat kelangkaan Minyak Goreng beberapa bulan yang lalu, saya berinovasi untuk membuat Minyak Goreng dari Kelapa asal Kepulauan Banyak, ternyata hasil Minyaknya sangat banyak,”kata Pak Al, Sabtu, (23/4/2022).
Lanjut Pak Al, saya coba bandingkan, kelapa dari wilayah lain yang besar dan kecil, kemudian saya coba buat Minyak Goreng, namun hasilnya tidak memuaskan.
“Ternyata Kelapa Asal Kepulauan Banyak lebih banyak mengandung Minyak. Bagi yang membeli Kelapa asal Kepulauan Banyak silahkan hubungi 085363447323, soal harga sangat bersahabat,”paparnya
mardin










