KARIMUN, Potretnusantara-id-Fatrina Susanti Kasubbag Tata Usaha UPT Puskesmas Meral Barat mengatakan pada tahun 2020 lalu tercatat di Desa Pangke sebanya 15 orang yang terkena DBD, untuk itu pihaknya bersama perangkat desa dan masyarakat menggelar kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin setia perenam bulan sekali.
“Kasus DBD yang terkena khusus di daerah Pangke Barat ini sebanyak 15 orang pada tahun lalu (2020),”katanya, Kamis (21/1)
Oleh karena itu pihak Puskesmas mengadakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk untuk meminimalisir penyebaran DBD tersebut.
“Kami mengadakan kegiatan sejak di bangunnya Puskesmas yang dilaksanakan perenam bulan sekali dan hal ini di lakukan untuk mencegah kasus DBD,” ungkapnya
Dalam kegiatan ini tambahnya, yang dilakukan pihak PSN yaitu memantau wadah air yang terdapat jentik-jentik dengan memberikan bubuk Abate yang dimasukkan kedalam air yang berada di rumah masyarakat setempat.
“Kita memberikan bubuk Abate, yang di masukan kedalam wadah air yang terdapat jentik-jentik,” tambahnya.
Dijelaskan, Abate yang diberikan kepada masyarakat sesuai jumlah Kartu keluarga (KK) setempat, yang penyalurannya melalui perangkat desa.
“Kami memberikan bubuk Abate kepada masyarakat sesuai perkartu keluarga, satu KK mendapatkan 3 bungkus bubuk Abate,” tegasnya.
Untuk mencegah nya kasus Demam Bedarah Dengue (DBD) pada tahun ini pihak puskesmas mengharapkan kepada masyarakat setempat agar selalu memperhatikan air yang tergenang, membersihkan selokan, dan menanam sampah atau membakar sampah yang menumpuk.
putri









