ASAHAN, Potretnusantara.id – Jalanan provinsi menghubungkan Asahan-Tobasa yang kondisinya rusak persisnya di kawasan Dusun IV Desa Pulau Rakyat Pekan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara kembali memakan korban.
Informasi yang dihimpun, Kamis (24/03/22) lalu sekitar pukul 20.00 WIB terjadi kecelakaan yang mengakibatkan seorang bocah berusia 3 tewas tergilas ban truk. Korban bernama Bilkis, saat itu korban dibonceng sepeda motor tarik empat dengan ibunya, Mila (35). Korban berada di tengah diapit oleh dua orang abangnya. Saat bermaksud pulang ke rumahnya di Dusun II Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat.
Diperjalanan, persisnya di depan usaha pangkas “Doni Mahkota” muncul dari arah bersamaan mobil truk BK 8977 yang dikemudikan Wawan Setiawan, penduduk Kecamatan Aek Songsongan. Diduga terjadi senggolan antara sepeda motor korban dengan mobil truk yang bermuatan kelapa sawit itu. Sepeda motor korban oleng dan terjatuh, sedangkan korban Bilkis bocah berusia 3 tahun itu terpental ke badan jalan. Akibat kejadian itu kepala korban pecah tergilas ban truk, sedangkan abang korban Rafa mengalami luka-luka ringan.
” Korban meninggal di tempat dengan kondisi kepala remuk,” ungkap salah seorang sumber warga setempat.
Informasi diperoleh sebelumnya juga pernah terjadi peristiwa yang sama dan di tempat yang sama, persisnya depan usaha pangkas ” Doni Mahkota” Dusun IV Desa Pulau Rakyat Pekan. Peristiwa yang merenggut seorang ibu rumah tangga itu terjadi Jum’at (24/11/21) sekitar pukul 20.00 WIB. Ketika itu korban Nurcahaya (38), warga Dusun I Desa Baru, Kecamatan Pulau Rakyat berboncengan sepeda motor dengan suaminya dan membawa seorang anak kecil. Sepeda motor korban bersenggolan dengan truk pengangkut sawit yang datang dari arah bersamaan.
” Korban Nurcahya terjatuh dari boncengan sepeda motor dan tewas seketika dengan kondisi kepalanya remuk digilas ban truk colt diesel itu,”katanya.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Pulau Rakyat, Tambor Silitonga yang juga merupakan warga Desa Pulau Rakyat Pekan saat diminta komentarnya meminta kepada Gubernur Sumatera Utara agar memperhatikan kondisi jalan provinsi yang rusaknya sudah cukup parah, namun sudah pernah mendapat perbaikan secara swadaya yang dilakukan oleh Pemuda Pancasila Kecamatan Pulau Rakyat.
” Kami mohon perhatian bapak Gubernur Sumatera Utara, bapak Edy Rahmayadi, agar jalan ini segera diaspal kembali, jangan sampai jatuh korban lagi,” pungkas Tambor.
Paimin










