ASAHAN, Potretnusantara.id- Dua unit portal yang berdiri di jalur kiri dan kanan, tepatnnya jalan simpang SMP Negeri 1 Pulau Rakyat, kawasan Desa Orika, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan satu diantaramya dipotong untuk bisa masuk alat berat melakukan kegiatan proyek pengaspalan jalan.
Meskipun proyek tersebut sudah selesai dikerjakan namun besi portal belum dikembalikan seperti semula. Sementara bekas potongan besi portal tersebut menyisakan tunggul tertanam ke tanah yang berakibat sering menimbulkan musibah ban mobil pecah karena melindas tunggul besi yang dipotong tak rata menonjol tajam ke atas.
Seperti yang dialami oleh Kepala Desa Persatuan Suganda Malam, Minggu sore, 16 Februari lalu kedua ban mobil Avanza miliknya pecah muka belakang melindas tunggul besi yang dipotong tak profesional.
” Terpaksa saya mengganti ban luar dua sekaligus”, ungkap Kades Persatuan Ganda Malam yang dikonfirmasi wartawan media ini, Kamis (20/2) pagi.
Secara terpisah Kepala Desa Tunggul 45 Sunarto yang mengaku hampir setiap hari melintasi di jalan itu membenarkan sebelah portal yang dipotong masih menyisakan tunggul besi yang menonjol ke atas, namun pihak proyek tidak segera memasang kembali portal tersebut agar tidak menimbulkan korban maupun mencegah truk keluar masuknya truk bertonase tinggi yang dapat merusak jalan.
“Kami sudah tanyakan ke Kades Ofa Padang Mahondang kenapa portal tersebut belum dipasang, setahu kami besi portal itu ditaruh di Desa Ofa Padang Mahondang”, terang Sunarto.
Hal itu dibenarkan Kades Ofa Padang Mahondang Firman Siagian bahwa besi portal tersebut disimpan di bengkel las, belum dipasangnya kembali karena masih ada sangkutan pemborong.
“Sebenarnya tidak ada masalah, cuma belum dipasang kembali oleh pemborong, kalau besinya masih ada di bengkel las Desa Ofa Padang Mahondang. Kita sudah tanya ke pemborongnya kenapa belum dipasang, katanya masih ada pengerjaan yang belum selesai”, ungkap Firman.
Terpisah pemborong proyek pengaspalan itu Parlindungan Sinambela juga membenarkan sebelah portal yang dipotong belum dipasang kembali. Pihaknya juga sudah menerima informasi dari Kades Ofa Padang Mahondang adanya mobil yang mengalami pecah ban karens melindas potongan besi portal yang menonjol
“Ada foto mobil yang pecah ban dikirim Kades. Kita juga sudah minta ke Kades (Ofa Padang Mahondang) untuk memperbaiki, nanti kita konfirmasi lagi ya”, tandas Parlindungan Sinambela. (Paimin)










