ROHUL, Potretnusantara.id – Berkenaan dengan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 tingkat Kabupaten, Sekertaris Daerah (Sekda), H. Abdul Haris orang pertama di vaksin sinovac, di ikuti 13 pejabat Forkompinda Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), yang berlangsung di UGD Puskesmas Rambah, Senin (1/2).
Sebagai pejabat publik di Kabupaten Rohul, Sekda mengakui vaksin sangat perlu dan berguna bagi kesehatan guna meningkatkan daya tahan tubuh atau membentuk Hard Imunity bagi manusia dalam upaya penanggulangan penyebaran covid-19.
“Di vaksin itu layaknya disuntik seperti biasanya, sejauh ini belum ada terasa efeknya, kita berharap kedepan baik baik saja, dan tidak menimbulkan hal yang tidak di inginkan,” ungkap Sekda usai di vaksin
Di akuinya lagi, jika sebagian besar masyarakat Rohul telah di vaksin maka akan melindungi masyarakat lain agar tidak terjangkit virus covid 19, sehingga tidak perlu khawatir dan takut untuk di vaksin dan jangan mau termakan informasi hoax yang beredar.
“Saya sudah divaksin, jadi tidak perlu lagi masyarakat khawatir, oleh karena itu jangan mau termakan isu hoax yang beredar, mari sama – sama sukseskan Vaksinisasi yang merupakan program dari pemerintah demi keselamatan bersama,” tambah sekda.
Usai Sekda, hal senada juga di ungkapkan PLT Kajari Rohul, Silpi Rosalina usai di vasin, dirinya berpesan bahwasanya masyarakat tidak perlu adanya hal yang dikhawatirkan, sebab vaksin sinovac aman dan halal, pihaknya meminta kepada agar masyarakat sama-sama mensukseskan Vaksinisasi demi memutus rantai penyebaran Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Rohul, Dr. Bambang usai di vaksin, Dr.Bambang menyampaikan semua fasilitas kesehatan di Kabupaten Rohul yakni 22 Puskesmas dan 4 Rumah Sakit Rujukan saat ini telah melakukan vaksinasi covid 19.
Dr. Bambang menjelaskan demi mensukseskan program vaksinasi sinovac, Dinas Kesehatan terdapat 2235 tenaga kesehatan, dengan target Vaksinasi tahap I sebanyak 520 per hari, dan diwacanakan bisa selesai selama 4 hari bagi tenaga kesehatan.
Sedangkan vaksinasi untuk masyarakat, Dr. Bambang mengaku masih menunggu dari Kementerian Kesehatan serta dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, paling lambat bulan April 2020 baru bisa dilaksanakan, sebab usai terhadap tenaga kesehatan Vaksinasi akan lanjutkan kepada TNI dan Polri serta tenaga lainnya.
“Untuk membentuk kekebalan kelompok, kita berharap bisa melakukan vaksinasi paling tidak sekitar 70% dari jumlah populasi penduduk yang ada, baru bisa terbentuk kekebalan kelompok”, ungkap Dr. Bambang.
Dalam pelaksanaan Vaksinisasi dihadiri Sekda Rohul H. Abdul Haris didampingi Ketua DWP Rohul Hj. Netty Haris, Kapolres Rohul AKBP Taupfiq Lukman Nurhidayat SIK. MH, Kajari Rohul Silpia Rosalina, Danramil Rambah Kapt. Kasmir, Kadiskes Dr.Bambang dan Direktur RSUD Rohul Dr.Novil.
Turut juga dihadiri oleh Ketua IDI Rohul Dr.Zuhdi, Ketua PPNI Rohul, Ketua IBI Rohul, Kasat Intel Polres Rohul dan jajaran, serta pimpinan Puskesmas Rambah.










