KARIMUN, Potretnusantara.id-Dody Naksabani membuka kiat rahasia dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanjung Balai Karimun. Dody dipandang sukses mengemban amanah tersebut, dimana saat ini diketahui bahwa kapasitas Rutan tersebut dalam normalnya hanya mampu menampung 208 orang saja, namun saat ini kapasitasnya sudah mencapai 431 orang.
“Hampir semua lapas dan rutan yangg ada khususnya di wilayah Kepri over kapasitas,untuk mengatasi ini semua kami selalu melakukan pendekatan,”katanya mengawali.
Dody Naksabani mengisahkan, dalam kesehariannya dirinya bersama seluruh anggotanya mencoba memberikan pelatihan-pelatihan kepada para narapidana. Ada beberapa kegiatan yang diadakan, mulai kelompok membuat kue, gorengan dan ketrampilan lainnya.
Disamping itu tambahnya, pihaknya juga menghadirkan pihak pembimbing rohani untuk membangungun karakter para narapidana. Dikatakan, didalam rutan tersebut juga saat ini memiliki tempat ibadah seperti Masjid,Gereja dan Vihara.
“Dan juga kami memberikan bimbingan keterampilan seperti menjahit, mencukur, membuat kerajinan kapal- kapalan. Dan untuk warga binaan wanita, disini kami memberikan keteampilan tata boga,”kata Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanjung Balai Karimun, Dody Naksabani sambil menawarkan gorengan hasil kerja kelompok narapidana, Selasa (5/1).
Dia menjelaskan disamping persoalan kapasitas melibihi, persoalan lain juga terkadang muncul. Dia mencontohkan disaat terjadi musim kemarau atau saat sedang mati lampu.
“Kalau musim kemarau disini airnya ngak ada. Tapi alhamdulillah kita tetap berusaha dan berupaya bagaimana hal tersebut jangan sampai menjadi pemicu,”katanya mengungkap rahasianya.
Dia menyadari, seluruh narapidana juga memikirkan hal yang sama seperti manusia pada umumnya. Namun disadari karena adanya pelanggaran hukum yang dilakukan sehingga para narapida harus menjalani hukuman.
“Mereka (narapidana_red) sama dengan kita-kita ini ingin kebebasan. Dan alhamdulillah sejauh ini dengan adanya sentuhan-sentuhan seperti yang kita terapkan dapat menurunkan tingkat kejenuhan mereka selama menjalani pidana,”ungkap Dodi.
Dodi mengatakan, peran Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun juga dirasakan sangat mendukung dengan program-progran yang dilakukan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanjung Balai Karimun.
“Kami juga berterimakasih sekali kepada pemda dan juga APH yang ada di Karimun. Mereka sangat konsen dengan rutan, baik menjaga dari segi keamanan dan juga segi pelayanan kesehatan pada warga binaan,”pujinya.
putri











Discussion about this post