NATUNA,Potretnusantara.id-Darso Ketua PAC PDI Perjuangan Bunguran Batubi di dampingi pengacara hukumnya serta bersama senior Partai bermoncong putih ,Rusli akrab disebut Bapak Ujang Gondrong(mantan DPRD Natuna) dan Samsu Bahri (Wakil ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Natuna) secara resmi melapor ke polres Natuna (27/1)terkait adanya dugaan tindak pidana penipuan dokument saat Rapat pleno pengangkatan Plt Sekretaris yang dipimpin Rusdi,Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Natuna.
Mempertimbangkan hasil rapat pleno DPC PDI perjuangan Kabupaten Natuna, DPD PDI perjuangan prov.Kepri.DR.H.M Soerya Respationo,SH,MH Ketua dan sekretaris H.Lis Darmansyah,SH menunjuk saudara Muttaqien sebagai Plt Sekretaris PDI Perjuangan Kabupaten Natuna.
Dalam berita acara rapat pleno mengenai penyesuaian struktur pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Natuna terkait menyikapi surat pemunduran diri saudara Parman sebagai Sekretaris yang kini menjabat Plt Direktur PDAM Tirta Nusa Kabupaten Natuna dengan mengangkat saudara Muttaqien sebagai Pelaksana Tugas (Plt) sekretaris DPC PDI perjuangan Kabupaten Natuna yang baru di duga kental mengandung pidana dengan adanya pemalsuan surat daftar absensi.
Darso,merasa tertipu atas berita acara hasil pleno pada tanggal 17 Oktober 2020 di sekretariat DPC Perjuangan Kabupaten Natuna di Jalan Pramuka yang dipimpin dan tanda tangani langsung oleh Rusdi sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Natuna.
Adanya pemalsuan tanda tangan dalam absensi agenda rapat pleno DPC PDI perjuangan Kabupaten Natuna. N.Darso warga SP I Batubi Jaya,kecamatan Bunguran Batubi. Melapor ke polres Natuna dengan terbitnya Surat Tanda Terima Laporan Polisi nomor : STTLP/10/1/2021/SPKT-Natuna.
“ Semalam kita mendampingi N.Darso melapor ke Polres,saya juga ikut sebagai saksi dan senior PDI Perjuangan,bapak Rusli” ucap Samsu Bahri di kediaman Ujang Gondrong kepada media potretnusantara.id ( 28/1) Siang.
Dijelaskan Samsu Bahri,dalam daftar Absensi, Darso tidak pernah ikut dalam rapat pleno,namun ada tanda tangannya.
Samsu juga menambahkan,dalam absensi ada 15 nama terdaftar. Akan hal ini, pihaknya juga berharap nanti kepada pihak kepolisian untuk memeriksa lebih aktual “ apakah mereka benar ikut rapat,atau tanda tangan mereka juga dipalsukan?” tandas Samsu.
Adapun 15 nama tersebut yang bertanda tangan dalam absensi, N.Darso,Wan Mohd Ali,M.Saragih,Hadi Sutrisno,Wahyu Saputra,Safrizal Sofyan,Jainun,Afrizal,Riki Rozali,Eva Suryana,Rahayu C,Ibrahim,Wan Sofian,Muttaqien dan Rusdi.
Selanjutnya,edisi selanjutnya potretnusantara.Id akan lebih lanjut konfrontir Rusdi,Ketua DPC PDI P Kabupaten Natuna dan nama nama terdaftar dalam absensi tersebut.
kalit










