Natuna, Potretnusantara.id – Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Natuna, Kolonel Pnb I Ketut Adiyasa Ambara, menerima kunjungan kerja dari Tim Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Republik Indonesia sekaligus momentum penting dalam penguatan koordinasi lintas sektoral di kawasan perbatasan laut Indonesia.
Rombongan dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Parwito, S.I.P., M.I.P, selaku Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan pada Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenko Polhukam. Kehadirannya disambut hangat oleh Danlanud RSA bersama jajaran Kepala Dinas, Komandan Satuan, Kepala Satuan Kerja, dan para perwira staf.
Pertemuan yang berlangsung penuh semangat ini membahas isu strategis terkait pengawasan, pemeliharaan keamanan, keselamatan, serta penegakan hukum di wilayah yurisdiksi laut Indonesia, khususnya di jalur strategis Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dan sejumlah choke point sekitar Natuna.
“Forum ini penting untuk memperkuat sinergi lintas instansi, memastikan stabilitas kawasan, dan menjawab tantangan keamanan nasional, khususnya di wilayah perbatasan laut,” ujar Brigjen TNI Parwito, di Graha Serasan Lanud RSA, Kamis (19/6/2025).
Lanud RSA sebagai pangkalan militer yang berada di garis depan perbatasan Indonesia, disebut berperan krusial dalam mendukung kebijakan pertahanan dan keamanan negara. Kehadirannya di Natuna tidak hanya menjadi simbol kedaulatan, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga keutuhan wilayah NKRI dari sisi udara dan maritim.
Kolonel Pnb I Ketut Adiyasa Ambara menegaskan bahwa TNI AU melalui Lanud RSA siap mengawal dan bersinergi dengan seluruh elemen negara demi stabilitas nasional. Semangat AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, Humanis) terus menjadi dasar dalam menghadapi dinamika tantangan geopolitik di kawasan perbatasan. (Kalit)
Editor : Din









