KARIMUN, Potrenusantar.id-Dalam perhelatan pencalonan Bupati dan calon Wakil Bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) yang diselenggaran pada tahun 2020 mendatang, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) akan mengutamakan kadernya. Saat ini, sejak dilakukan pembukaan pendaftara bakal calon Bupati/Wakil Bupati PDI Perjuangan telah menerima 5 calan yang telah mengambil formulir pendaftaran di Kantor PDI Perjuangan dijalan Poros.
Hal ini disampaikan Rasno, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan (DPC PDI Perjuangan) Kabupaten Karimun membenarkan dimana ketentuan partai yang ia naungi memprioritaskan calon dari internal partai. Hal ini menurutnya sangat wajar dan telah diberlakukan pada wilayah-wilayah lain
“Tentu Partai kita memprioritaskan kader-kader terbaiknya dulu,”kata Rasno kepada beberapa waktu lalu
Dikatakan, sejau ini ada dua kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) yang telah mengambil formulir di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karimun.
“Kalau dari internal kita ada dua. Saya sendiri (Rasno) terus ibu Rosmeri. Kalau dari luar partai kita ada 3 orang yaitu Bapak Aunur Rafiq dari Partai Golkar, Bapak Anwar Hasyim dari Partai Nasdem dan yang baru kita terima Bapak Zaizulfikar dari Partai Gerindra,”katanya
Rasno menegaskan bahwa dalam menentukan arah dukungan terhadap calon yang akan diusung, pihaknya memiliki berbagai kriteria dan nantinya akan ditentukan melalui rapat partai. Dia menambahkan untuk pendaftaran dibuka hingga tanggal 13 Oktober bulan ini, namun jika masih ada nantinya calon yang akan mendaftar pihaknya akan menambah waktu hingga dua mninggu kedepan.
“Tentu setelah pendaftaran ditutup akan kita evaluasi disini (DPC Kabupaten Karimun). Nah hasilnya nanti baru kita serahkan ke DPW dan DPP untuk ditentukan siapa yang akan kita usung,”jelasnya
Disinggung tentang adanya issu dan dorongan dari pengurus dan simpatisan PDI Perjuangan agar dirinya maju menjadi calon Bupati Karimun pada pemilukada mendatang, Rasno mengatakan siap jika nantinya partai mengintruksikan dirinya untuk maju.
“Memang arus bawah saat ini mulai dari Ranting dan PAC se Kabupaten Karimun meminta kader sendiri untuk maju. Namun kita lihat nanti evaluasinya bagai mana, dan tentu sebagai petugas partai kita harus siap jika itu perintah DPP,”tegasnya
Dari data yang dihimpun, dari 9 Partai Politik yang lolos masuk ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun hanya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang melakukan pembukaan pencalonan untuk bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun pada pemilukada 2020 mendatang, Parta Golkar yang notabene meraih 8kursi hingga saat ini belum membuka pendaftaran tersebut.
edoreynaldi










Discussion about this post