NATUNA, Potretnusantara.Id–Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna Ingin ikut andil langsung dalam pelelangan logistik dengan pihak perusahaan Migas seperti Primier Oil yang akan memulai eksploitasi sumur minyak di Blok Tuna.
Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni mengatakan peluang ini sangat bermanfaat bagi Natuna, bisa perdayakan putra putri daerah Natuna untuk bekerja di basecamp Migas di Wilayah laut Natuna.
Di jelaskan Ngesti, banyak peluang yang dapat dijadikan untuk peningkatan ekonomi masyarakat Natuna dengan ikut serta pelelangan logistik pada perusahaan Migas.

“Selain terbuka lowongan kerja bagi masyarakat Natuna, peluang bisnis seperti untuk catering makanan,hal ini bisa melalui Perusahaan Daerah Natuna,” ujar Ngesti kepada Potretnusantara.Id. Kamis (25/3).
Tambah Ngesti, pihak Pemerintah Natuna kini berupaya meminta para perusahaan migas beroperasi di laut Natuna agar basecamp ada di Daratan Kabupaten Natuna.
“Basecamp saat ini ada di Kabupaten Anambas, untuk pengeboran migas ada di Laut Natuna dan secara resmi Natuna merupakan daerah penghasil Migas,” jelas Wabup Natuna.

Terkait wacana basecamp Migas di daratan Natuna,tentunya akan membuka peluang lowongan kerja dan peluang bisnis lainya,Ngesti pinta warga Natuna harus mempersiapkan diri dan ikut pelatihan pelatihan kerja dan mendapatkan sertifikasi kemampuan kerja.
“Sertifikasi kemampuan harus di miliki,karena sebagai syarat dalam penerimaan kerja,kita harus siap bersaing, kita anak Natuna harus bisa ambil andil nantinya,” paparnya .
Berdasarkan data dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), setidaknya kini ada sembilan blok migas di perairan Natuna yang tengah dikembangkan.
Dari sembilan blok migas tersebut, tiga blok masih dalam fase eksplorasi dan enam blok sudah tahap eksploitasi. Namun dari enam blok tahap eksploitasi, empat blok sudah berproduksi dan dua blok masih dalam tahap pengembangan.
Kalit










