LINGGA, Potretnusantara.id – Pimpinan Tertinggi Umat Katolik, Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau mendengarkan keluhan panitia pembangunan Gereja Katolik.
St. Paulus Dabo Singkep dalam kunjungan pastoral menyambut hari raya paskah di wilayah Paroki St. Carolus Borromeus Ujung Beting, uskup Keuskupan Pangkalpinang, Mgr. Prof. DR. Adrianus Sunarko, OFM, menyempatkan diri berkunjung ke Gereja Katolik St. Paulus Dabo Singkep (14/04/2025).
Hal ini guna meninjau progress pembangunan Gereja sekaligus mendengarkan laporan panitia pembangunan.
Andi Sembiring, Selaku Ketua Panitia pembangunan Gereja Katolik St. Paulus Dabo Singkep, memaparkan seluruh proses pembangunan serta kendala-kendala yang dihadapi.
“Dana yang dibutuhkan sesuai dengan RAB pembangunan sebesar Rp. 4.532.411.000. Sementara dana yang terkumpul dari sumbangan umat dan donator baru sebesar Rp. 805.385.000. sedangkan dana yang telah dikeluarkan sebesar Rp. 779.318.000. Bapa uskup, kami masih mengalami kesulitan untuk proses pembagunan ini, mengingat jumlah keuangan yang masih minim dan kami mohon arahan agar proses pembangunan berjalan lancar,” ungkap A. Sembiring.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Dewan Stasi, T. Gultom yang sangat mengharapkan arahan dan bantuan Bapa uskup agar Gereja ini cepat terbangun.
Sementara itu, RD. Shimply Lowan selaku pastor vikaris paroki Ujung Beting, memberi beberapa penjelasan terkait umat dan proses pembangunan gereja.
“Saya diberi mandat oleh pastor paroki, RD. Yohan untuk menyampaikan bahwa Gereja katolik di Dabo ini akan menjadi ikon diparoki St. Carolus,” paparnya.
Lebih lanjut RD. Shimply mengatakan bahwa segala usaha sudah dilakukan, mulai dari kolekte, sumbangan KBG dan para donator melalui proposal. Dan berharap bapa uskup memberikan arahan agar impian umat untuk memiliki gedung gereja yang baru cepat terealisasi.
“Segala usaha telah dilakukan dan kami butuh masukan dari bapa uskup sehingga umat tidak lagi misa di Gedung serba guna,” harapnya.
Ketika memberi arahan, Mgr. Adrianus Sunarko OFM, berharap agar umat dan pastor tidak putus asa, terus berusaha, berdoa dan berpengharapan.
“Saya memahami semngat dan kerja keras pastor dan umat Dabo Singkep, tetap berusaha dan berdoa, dan yang paling penting jangan putus asa. Saya akan mencoba untuk mencari cara melalui paroki-paroki di Batam dan berdiskusi dengan pastor Kevikepan Utara untuk membantu pembagunan gereja di Dabo ini”. tutuenya, yang langsung disambut tepuk tangan meriah penuh harapan oleh seluruh umat yang hadir. (Resky/tbn).
Editor : Din










