Potretnusantara.id,Natuna-Bupati Natuna, Wan Siswandi menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Natuna di Gedung Serindit, Kamis (07/03)
Penutupan Musrenbang RKPD ditandai dengan melakukan penandatanganan berita acara, oleh Bupati Natuna Wan Siswandi dan Wakil Bupati Natuna Rodial Huda dan Turut menyaksikan penandatanganan tersebut, Kepala Bappelitbangda Mustafa
Musrenbang RKPD berfungsi sebagai landasan penyusunan APBD dan untuk menjamin keterkaitan serta konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan dalam pembangunan. Karena itu rencana kerja yang disusun oleh Perangkat Daerah (PD) sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya yang akan dikompilasi menjadi RKPD.
Wan Siswandi mengatakan, menutup rangkaian proses musyawarah yang digelar secara bertahap dalam menentukan skala prioritas pembangunan tahun 2025. “Musyawarah ini sukses digelar. Saya ucapan terima kasih kepada semua peserta,” kata Wan Siswandi.
Wan Siswandi menjelaskan, usulan yang disampaikan semua harus tetap berfokus pada pencapaian-pencapaian kinerja yang berdampak pada masyarakat. Sebab usulan yang telah dimusyawarahkan menjadi indikator keberhasilan pemerintah daerah terhadap berbagai pembangunan strategis yang dilakukan, sejalan dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.



Orang nomor santu ini menuturkan, melalui musyawarah itu pembangunan jalan, jembatan pelabuhan dan Sektor Pendidikan menjadi titik fokus Pemkab Natuna tahun ini.
“Yang menjadi perhatian yakni pembangunan jalan dan Pelabuha serta sektor pendidikan. Dimintak kepada kepala opd untuk mengejar sampai ke Kementerian, ‘’ tegas Wan Siswandi.
Sementara itu berdasarkan berita acara kesepakatan Musrenbang yang dibacakan oleh Kabid Litbanda Natuna, Tukino disepakati rencana anggaran pembangunan tahun 2025 sebesar Rp. 2.712.346.321.741,00 (Rp. 2,7 Triliun). Dengan rincian prioritas pembangunan akan difokuskan pada Peningkatan Ekonomi Daerah, Pembangunan Infrastruktur wilayah dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.
“Dengan demikian maka disepakati RKPD tahun 2025 terdiri dari 158 program, 444 kegiatan dan 1456 sub kegiatan,” kata Tukino.
Tukino juga menjabarkan, dari anggaran 2,7 Triliun tersebut akan dipergunakan untuk peningkatan sektor ekonomi daerah sebesar Rp. 80.386.323.242,00 dengan 57 program, 93 kegiatan dan 247 sub kegiatan.
Sektor Pembangunan Infrastruktur Wilayah akan dianggarkan sebesar Rp. 1.203.064.904.350,00 dengan 27 program, 45 kegiatan dan 115 sub kegiatan.
Peningkatan Sumber Daya Manusia akan dianggarkan sebesar Rp. 1.343.093.242.435,00 dengan 74 program, 306 kegiatan dan 1094 sub kegiatan.
Untuk APBD Provinsi Kepri tahun 2025, Kabupaten Natuna mengusulkan 25 program, 28 kegiatan dan 32 sub kegiatan dengan anggaran sebesar Rp. 132.498.178.410,00.
Sedangkan, APBN 2025 Kabupaten Natuna mengusulkan 19 program, 22 kegiatan dan 27 sub kegiatan dengan anggaran Rp. 603.164.002.869,00.
Kalit









