ASAHAN, Potretnusantara.id – “Takkan pisang berbuah dua kali”. Pribahasa ini bertolak belakang dengan kenyataan yang ada, di Dusun VI Desa Persatuan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara tunbuh pohon pisang berbuah dua kali.
“Pohon pisang ini sudah ditebang kemudian tumbuh lagi. Hanya saja yang tumbuh itu jantung pisang dan beberapa tandan buah pisang,” terang Juliana pemilik pohon pisang ajaib itu saat di temui wartawan di kediamannya, Rabu (18/1/22).
Menurut Juli, Ia sudah lama mengetahui pohon pisang di samping kandang lembu miliknya berbuah dua kali, karena pohon pisang itu sudah pernah ditebang oleh penggalas untuk dibuat pisang molen, tetapi beberapa bulan setelah ditebang berbuah lagi pisangnya di atas batang.
“Pohon itu sudah ditumbang tapi berbuah lagi. Hanya saja yang tumbuh itu jantung pisang dan buah pisangnya,” imbuhnya.
Ketika ditanya, pernahkah mendapat mimpi terkait pohon pisang aneh itu ? Ibu dua anak yang bersuamikan Dirman ini mengatakan tidak. Tapi ia mengaku setiap tahunnya rajin membaca zodiaknya (ramalan bintang). Namun ramalan tahun ini (2023) yang dibacanya dirinya bakal mendapat keajaiban.
“Semula saya kira keajaiban itu uang yang dipinjam kakak saya akan dikembalikan karena pinjaman uang kakak saya dari bank cair, ternyata tidak. Mungkin pohon pisang ini keajaiban itu,” kata ibu dua anak ini sembari tertawa lebar saat menjelaskan kepada wartawan.
Pantauan di lapangan buah pisang jenis lilit yang tumbuh di atas batang milik Juliana itu berbuah satu tandan terdapat 9 sisir pisang sebasar jari kelingking anak balita dan terdapat jantung.
Menurut Juliana pohon pisang itu akan dirawatnya dengan baik dan diberi pagar agar pohon pisang ini tidak cepat mati karena gangguan pihak lainnya. Juga harapannya agar keajaiban Tuhan itu bisa disaksikan oleh warga lainnya.
“Mudah-mudahan pohon pisang ini benar-benar membawa keajaiban, terutama rezeki yang berkah baik kepada saya maupun orang lain, dan tahun 2023 menjadi tahun yang membawa kejayaan bagi bangsa dan negara kita”. pungkas Juliana. (Paimin).










