TANJUNGPINANG, Potretnusantara.id-Anggota DPD/MPR RI Dapil Provinsi Kepulauan Riau, Haripinto Tanuwidjaja kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI bersama Badan Pengurus Harian dan Segenap Anggota Komisariat Pemuda Katolik Kota Tanjung Pinang, Selasa (4/2), di Gedung Aula Bulang Linggi, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang.
Dalam kesempatan ini, Senator Haripinto Tanuwidjaja memaparankan dan mengingatkan bahwa “Globalisasi” adalah sebuah keniscayaan. Dikatakan, sebagai bangsa yang memiliki nilai dan ideologi Pancasila, para pemuda semesti berfikir dan bertindak kritis.
“Salah satu yang penting dalam merespons dampak globalisasi adalah membangun dan memperkuat imunitas nasionalisme kita di kalangan pemuda. Kita sekarang sedang menghadapi ‘perang asimetris’ melalui teknologi informasi dan komunikasi,”paparnya
Pemuda/i tambahnya, harus paham dan pintar menfilter informasi yang benar dan salah, agar Turbulensi informasi yang bersifat Hoax dapat dihentikan. Dikatakan, sangat dibutuhkan sikap nasionalisme genuine, bukan kepura-puraan yang sarat dengan pencitraan.
”Imunitas nasionalisme harus dibangun. Caranya ya dengan cara menyuntikkan “virus kekebalan”. Salah satunya adalah membudayakan sikap mencintai Indonesia seutuhnya dan harus diimplementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Contoh sederhana yitu mencintai produk dalam negeri,”katanya.
Haripinto menyampaikan pesan bahwa bagi pemimpin dan elit politik bangsa ini menganggap keberadaan kaum milenial sangat penting, terutama di ruang-ruang publik.
“Maka jadikanlah momentum dalam tugas dan karya, untuk bersinergi . Paling tidak memberikan edukasi terkait narasi-narasi serta gagasan-gagasan yang mencerahkan,”pesannya
Sementara Pastor Paroki Gereja Katolik Kota Tanjungpinang, Agustinus Dwi Pramodo menekanan bahwa Pemuda/i Indonesia khususnya Pemuda Katolik saat ini harus dapat menjadi “Agent Of Change” yang menentukan masa depan Bangsa. Bagaimana negara ini nantinya tergantung pada “Jiwa Muda”.
Menurutnya, Pemuda/I Indonesia tidak boleh anti politik karena bagaimanapun juga semua keputusan pemerintah adalah bergantung dari keputusan politik. Sudah seharusnya Pemuda/i terlebih Pemuda Katolik harus lebih kritis dan aktif terhadap semua hal, karena tonggak estafet pemerintah ini ada di tangan pemuda nantinya.
“Dengan semangat dan jiwa patriot harus memiliki rasa nasionalisme terhadap NKRI. Dan menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila itu sendiri,”pesannya
Pantauan dilapangan, Badan Pengurus Harian dan Anggota Pemuda Katolik Komisariat Kota Tanjung Pinang turut hadir dalam acara Sosialisasi tersebut. Para Pemuda Katolik memberikan apreseasinya kepada DPD, Pemuda Katolik Komisariat Kota Tanjung Pinang berkomitmen untuk dapat untuk menjadi utusan Negara dalm mensosialisasikan nilai-nilai Kebangsaan dan Kenegaraan kepada masyarakat.
nando











Discussion about this post