SINGKIL, Potretnusantara.id – Kebakaran lahan melanda lima kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, akibatnya kabut asap diduga merebak di pemukiman warga setempat.
Rahamad, warga Desa Suka Damai, Kecamatan Singkil mengungkapkan kampungnya telah dilingkupi kabut asap selama sepekan terakhir.
“Asap akibat kebakaran lahan sudah mencapai pemukiman dan jalan umum,” ujar Rahamad kepada awak media pada Rabu (24/07/2024).
Meski mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan selama tiga hari terakhir, kata Rahamad kabut asap masih menyelimuti dusun dalam Tran Nelayan.
Kepala BPBD Aceh Singkil, Alhusni, membenarkan adanya kebakaran lahan di Desa Suka Damai dan sekitarnya.
“Titik kebakaran tidak hanya di Desa Suka Damai dan Desa Selok Aceh, Kecamatan Singkil, namun juga melanda Kecamatan Suro, Gunung Meriah, Kuta Baharu, dan Danau Paris,” jelas Alhusni.
BPBD telah mengerahkan sejumlah mobil pemadam kebakaran, tetapi jarak lokasi kebakaran yang mencapai 250 meter menjadi kendala utama dalam proses pemadaman. “Selang pemadam kami tidak dapat menjangkau semua titik kebakaran lahan,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai pemilik lahan yang terbakar, Alhusni menyatakan tidak ada yang mengaku sebagai pemilik. “Tidak ada yang mau mengaku lahan siapa yang terbakar dan mengapa terbakar,” ujarnya.
Meskipun menghadapi berbagai kendala, BPBD terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan masyarakat setempat untuk memastikan proses pemadaman berjalan lancar. Untuk wilayah Desa Selok Aceh dan Desa Suka Damai, Kecamatan Singkil, kabut asap sudah berhasil diatasi.
“Termasuk wilayah Kecamatan Suro, Gunung Meriah, Kuta Baharu, kabut asap sudah tertangani, kecuali Desa Biskang, Kecamatan Danau Paris, yang masih berkabut akibat kebakaran lahan,” ujarnya.
Menurut Alhusni, kebakaran lahan ini disebabkan oleh kelalaian pemilik lahan ditambah musim kemarau. Kendala lain selama proses pemadaman, khususnya di kawasan Desa Biskang, Danau Paris, adalah sulitnya mencari sumber air dan medan yang pegunungan serta jauh dari jalan.
“Sehingga tidak memungkinkan petugas BPBD menuju titik api,” tambahnya.
Dalam sepekan terakhir, katanya, kebakaran lahan di Aceh Singkil telah melanda area seluas kurang lebih 11 hektare di tempat-tempat terpisah.
Secara terperinci, kawasan yang terbakar adalah Kecamatan Danau Paris sekitar 3 hektare, Kota Baharu 1 hektare, Suro 1 hektare, Gunung Meriah 3 hektare, dan Kecamatan Singkil 3 hektare.
BPBD terus berjibaku memadamkan kebakaran lahan dengan menurunkan enam unit mobil pemadam kebakaran, pompa jinjing, dan Alkon. Pemerintah kecamatan dan aparatur desa juga diminta untuk mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Selain itu, ada 9 unit kendaraan pemadam kebakaran yang terdiri dari mobil damkar, Alkon, dan becak motor untuk wilayah Kota Baharu dan Kepulauan. Total pekerja pemadam lebih dari 195 orang, termasuk ASN, PPPK dan tenaga honorer. (Mardin).
Editor : Din










