Karimun, Potretnusantara.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun meminta masyarakat waspada terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim penghujan ini. Pasalnya, terjadi peningkatan kasus di Agustus 2024.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi melalui Plt Kabid P2P, Mohammad Hasbi mengatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, warga yang terserang DBD yang ter-data hingga akhir Agustus 2024 sudah mencapai 70 kasus.
Menurutnya, peningkatan kasus secara signifikan dilaporkan pada bulan Agustus yakni sebanyak 25 kasus dengan rincian Kecamatan Meral dengan 7 kasus, Tebing 6 kasus, Karimun 5 kasus, Meral Barat 2 kasus, Kundur Barat 2 kasus, Kundur 1 kasus, Selat Gelam 1 kasus dan Belat 1 kasus.
“Terjadi peningkatan kasus di Agustus. Sementara total dari Januari sampai Juli terdapat 45 kasus,” ujar Hasbi kepada potretnusantara.id, Jumat (6/9/2024).
“Kecamatan Moro, Sugie Besar, Durai, Ungar dan Buru tercatat nol kasus. Alhamdulillah, dari 70 kasus tersebut tidak ada yang meninggal dunia,” sambungnya.
Hasbi membeberkan, penyebab naiknya kasus DBD pada Agustus tahun ini dikarenakan faktor cuaca. Dimana curah hujan yang tidak menentu menyebabkan timbulnya banyak genangan-genangan air yang menjadi tempat tumbuhnya jentik nyamuk aedes aegypti.
“Hal ini karena curah hujan tidak menentu, sehingga bisa meninggalkan genangan yang dipakai sebagai tempat sarang nyamuk,” jelasnya.
Untuk itu, dirinya meminta agar masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan terutam Menguras tempat penampungan air, Mengubur barang bekas yang bisa menampung air dan Menutup tempat penampungan air.
Selain itu, menabur bubuk larvasida ke tempat penampungan air yang sulit di kuras atau di tutup serta memantau tempat perindukan nyamuk dan membersihkan lingkungan sekitar rumah.
“Jika mengalami demam, segera ke rumah sakit atau puskesmas”. pungkasnya. (Ery)
Editor : Din









