Potretnusantara.id,Natuna – Suara kentongan menggema di Lapangan Bhayangkara Polres Natuna, Senin (20/10/2025). Dentuman itu menjadi tanda dimulainya kembali semangat Siskamling di Natuna — gerakan sosial yang digagas Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla.
Kapolres menegaskan, Siskamling bukan hanya kegiatan ronda malam, melainkan gerakan moral untuk menumbuhkan kesadaran warga menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Siskamling ini bukan sekadar cegah pencurian. Ini sistem peringatan dini — early warning system — agar masyarakat saling menjaga bila ada hal tak wajar,” kata AKBP Novyan.
Lewat sistem ini, setiap tamu dari luar lingkungan wajib melapor dalam 1×24 jam. Menurutnya, budaya lama itu perlu dihidupkan kembali agar masyarakat lebih peduli dan waspada.
“Tidak sembarang orang masuk tanpa diketahui. Ini bukan membatasi, tapi melindungi hak dan ketertiban warga,” ujarnya.
Kapolres juga menilai Siskamling akan berdampak luas pada perilaku sosial.
“Dengan aktifnya Siskamling, tak ada lagi tempat maksiat atau aktivitas asusila. Warga ikut mengawasi, semua peduli,” tegasnya.
Selain keamanan, Siskamling juga mendukung dunia pendidikan. Petugas ronda diharapkan ikut memantau jam belajar anak-anak dan memberi pengingat bila ada pelajar yang masih di luar rumah malam hari.
“Ini bentuk kasih sayang sosial. Kita saling menjaga, bukan menghakimi,” tambahnya.
Menurut AKBP Novyan, hakikat Siskamling bagi masyarakat Natuna adalah menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan beradab.
“Siskamling itu benteng moral kita. Dari sini rasa aman dan nyaman tumbuh,” ucapnya.
Gerakan ini disambut positif Pemkab Natuna. Bupati Cen Sui Lan menyebut langkah Kapolres sebagai bentuk nyata sinergi antara aparat dan masyarakat.
Cen Sui Lan langsung mendukung hal ini, dirinya langsung memimpin apel siskamling untuk Natuna di lapangan Polres Natuna.
Dalam moment itu, Cen Sui Lan menyerahkan kentongan kepada para petugas siskamling sebagai bentuk mereka sebagai garda terdepan untuk menjaga keamanan wilayah di Natuna.
Dengan Siskamling aktif kembali, Natuna kini menapaki paradigma baru keamanan — bukan hanya dijaga oleh aparat, tapi juga oleh warganya sendiri.(Kalit)










