NATUNA, Potretnusantara.Id- menempuh jarak 60 an kilometer dari Makodim 0318 /Natuna menuju Kampung Segeram dengan motor trail Kapolres Natuna,AKBP Ike Krisnadian Dan Dandim 0318/Natuna,Letkol Asep beserta Ka.Basarnas Natuna,Maxi Bekabel di dukung komunitas motor trail Natuna (NTAC) hadir di kampung Tertua Segeram, dimana kampung ini merupakan awal pertama kali adanya pola pemerintahan di Natuna (dulu Pulau 7).
Dari legenda hikayat sejarah dan masyarat Segeram, lokasi itu merupakan tempat pertama berdirinya pemerintah pada tahun 1610 silam dan sejak kedatangan Engku Fatimah serta setelah Demang Megat dan bergelar orang kaya Srindit Dina Mahkotam. Dimulai lah Pulau Srindit berpemerintah sendiri dan berpusat di Segeram.
Kini Kampung Segeram di pimpim seorang RW terdiri dari 34 kepala keluarga yang masuk bagian sedarat tanah dengan Bunguran besar ini termasuk salah satu daerah yang sangat tertinggal dibanding kampung lain di wilayah Natuna.
Dengan menempuh medan trayek jalan tanah berlubang dan berlumpur serta melintasi jembatan darurat dari sebuah papan sekitar 7 kilo meter rombongan Dandim dan Kapolres harus berjibaku dengan motor trailnya.
Selain jalan yang baru tembus ke kampung Segeram ini pada tahun 2017 lalu melalui program TMMD ke 98 Kodim 0318/Natuna,kini listrik sudah mengalir kerumah rumah warga,bahkan sekolah SMP terdiri dari 9 siswa saja baru terbangun setelah kehadiran Kementrian Pendidikan RI ke Segeram. Akan hal ini,Kapolres dan Dandim Natuna leting 2001 hadir untuk memberi semangat dan tali asih kepada warga kampung Segeram melalui “Bakti Sosial TNI Polri Untuk Kepedulian Kami Kepada Masyarakat Natuna” membagikan 34 Sembako dan Masker.
Memasuki jam sholat jum’at, para rombongan sholat bersama di Mesjid sebelum memulai pertemuan kepada warga kampung Segeram.
Pada moment ini, Kapolres Natuna,AKBP Ike dan Dandim Natuna,Letkol Asep Notabene sebagai wakil Ketua Tim gugus tugas covid 19 Natuna meminta warga Segeram untuk selalu mematuhi prokes (protap kesehatan) dengan selalu memakai masker dan pola hidup bersih.
“ walaupun sudah di suntik vaksin, prokes tetap di jalankan,pakai masker dan jaga jarak “ ucap Kapolres.
Selain itu,Kapolres juga menghimbau warga kampung Segeram untuk bersiap dan mengikuti arahan tim gugus tugas COVID 19 Natuna saat penyuntikan vaksin.
Sementara itu, Letkol Asep saat sambutan kepada warga menginginkan,kampung tersembunyi di hilir Sungai Segeram mempunyai potensi wisata, diantaranya 7 kuburan Keramat sebagai bukti fisik adanya per tinggal pemerintahan pertama oleh
“ Kampung Segeram mempunyai potensi wisata, punya sejarah dengan adanya kuburan kuno “ ucap Letkol Asep.
Setelah memberi bantuan sembako kepada 34 warga kampung Segeram, rombongan Dandim dan Kapolres melakukan ziarah kubur.
kalit









