Potretnusantara.id, Natuna – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kecamatan Bunguran Utara berlangsung semarak melalui kegiatan jalan santai yang melibatkan ratusan peserta dari kalangan guru, pelajar, dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi simbol kuat kebersamaan dalam memajukan pendidikan di wilayah perbatasan.
Turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, Yayasan Peduli Natuna Perbatasan yang dipimpin oleh Fikri Wibowo, S.T. Kehadiran yayasan tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga berperan aktif dalam memastikan kegiatan berjalan tertib dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Di tengah kegiatan jalan santai, Yayasan Peduli Natuna Perbatasan juga mengawal pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan. Fikri Wibowo turun langsung melakukan pemantauan guna memastikan pembagian berjalan lancar, tepat sasaran, dan dirasakan oleh peserta, khususnya anak-anak.
Kegiatan yang diinisiasi oleh PGRI Bunguran Utara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi utama membangun generasi bangsa.
Fikri Wibowo yang juga sebagai kepala dapur SPPG Bunguran Utara menegaskan bahwa peringatan Hardiknas harus dimaknai sebagai gerakan bersama, terutama di daerah perbatasan yang memiliki tantangan tersendiri dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Dari Bunguran Utara, kita tunjukkan bahwa semangat pendidikan tidak pernah surut. Harus kita dukung dengan kepedulian terhadap gizi dan kesejahteraan anak-anak sebagai generasi penerus,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara PGRI, yayasan, dan masyarakat, peringatan Hardiknas 2026 di Natuna menjadi cerminan bahwa pembangunan pendidikan nasional dapat dimulai dari wilayah terluar Indonesia, dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama.(Kalit)









