LANGKAT, Potretnusantara.id – Kapolres Langkat menghadirkan Penceramah dari Polda Sumatera Utara untuk melakukan ceramah Kamtibmas di Polres Langkat, acara digelar di Aula Gedung Serbaguna Bharadaksa Polres Langkat, di Stabat, Kamis (11/11/2021)
Terlihat para tamu yang hadir diundang, dari ulama Polda Sumut, yakni. KH.Prof.DR.Abuya Amiruddin, M.S, KH.Abuya Zulfikar Hajar. DR.H.Amhar Nasution, Al Ustadz DR.Muhammad Yusri, selanjut, AKBP Indra Warman selaku Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Sumut.
Kemudian Kompol Lely Hafni Kasi Komnas Ditbinmas Polda Sumut, PJU Polres Langkat, serta tamu undangan lainnya, yang terdiri dari ulama dan tokoh agama di wilayah hukum Polres Langkat.
Menurut Amhar Nasution dalam ceramah Kamtibmasnya mengatakan, bahwa setiap orang adalah pemimpin bagi dirinya. Jabatan adalah amanah.
“Polisi adalah cerminan dari masyarakat. Bila masyarakatnya baik, maka Polisi bisa jadi baik, begitu pun sebaliknya,” tutur Amhar Nasution.
Ia juga menuturkan, bilamana jabatan tidak dibarengi dengan keimanan, maka akan membawa kemudharatan (kejelekan) terhadap lingkungan kerjanya dan masyarakat.
“Cerminkanlah menjadi Polisi yang “Parhobas” sehingga hukum dapat berperan sebagaimana mestinya,” paparnya.
Ibadah dan amal yang paling tinggi adalah membantu orang yang dalam keadaan kesusahan. Polisi tugasnya itu amal perbuatan semuanya.
Dan Ikhlaslah dalam beramal, karena perbuatan baik saja bisa dipandang buruk, apalagi berbuat tidak baik.
“Manfaat sedekah dalam kehidupan, meng-eratkan silaturahmi, memohon menolak bala, dan bermohon memanjangkan umur,” jelasnya.
Sementara itu, Abuya Amiruddin menambahkan, Sholat adalah tiang agama. Maka kerjakanlah sholat, karena itu perintah yang wajib dikerjakan/dilaksanakan. Polisi memiliki fungsi yang beragam, bukan hanya penegakan hukum, tapi juga amal makhruf (mengajak orang berbuat baik).
“Berbeda dengan ulama yang hanya bisa mengajak orang berbuat baik, maka bertugaslah dengan baik, karena bisa membawa jalan kepada Jannah,” ajaknya.
Maka untuk itu beramalah dan beribadah, berakhlak. Polri merupakan garda terdepan dalam pencegahan dan penanggulangan Narkotika yang sangat merusak kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Bersyukurlah atas nikmat iman, akal, kesehatan. Kalau ada iman dalam jiwa, maka akal akan baik, sehingga tugas kita akan menjadi baik, sebudnya,” tuturnya.
Kemudian KH.Abuya Zulkifikar Hajar menjelaskan, ada dua hal yang bisa mengangkat baik suatu negeri, yang pertama, kebaikan Ulama dan kebaikan Umarra (Pemerintah), bila baik kedua-duanya, maka baiklah keadaan suatu negeri.
“Kebaikan disini, bermakna bekerja sebagaimana mestinya. Pedoman dari Ulama, bahwa dua hal yang bilamana dipegang, maka akan selamat, yakni Al-Qur’an dan As-Sunah,” bebernya.
Senada disampaikan AL Ustadz DR.Muhammad Yusri menjelaskan, salah satu penguat dalam menciptakan Kamtibmas, adalah peran serta keluarga yang melahirkan generasi (anak) sebagai estafet keberlangsungan suksesi suatu negeri. Sehingga tugas Polri kedepannya terbantu dan dapat menjadi baik.
“Hal tersebut dimulai dari rumah. Bertaqwalah semampunya, yang berarti sekuat tenaga dan upaya, sebutnya,” tuturnya.
Sebelumnya diketahui, kegiatan ceramah Kamtibmas tersebut, langsung dibuka Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok, S.H, S.I.K.
“Kegiatan dilaksanakan guna mewujudkan kemitraan Polri dengan masyarakat, guna mengantisipasi munculnya gangguan Kamtibmas di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
Nurlince Hutabarat










