JAKARTA, Potretnusantara.id – Anggota DPR-RI kecewa dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mangkir rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR-RI Nihayatul Wafiroh.
Nihayatul mengatakan IDI di undang ke DPR-RI untuk menjelaskan pemecatan eks Menteri Kesehatan Terawan dari keanggotaan IDI.
“Keputusan kemarin untuk mengundang IDI karena kita melihat gimana riweh-nya di media tentang IDI terutama soal pemecatan Pak Terawan,” kata Nihayatul di kompleks Parlemen senayan, Jakarta, Selasa (29/3)
Nihayatul mengatakan, selain soal pemecatan eks Menkes Terawan, DPR-RI akan meminta penjelasan terkait tupoksi IDI.
“Sebenarnya kita mengundang IDI bukan soal pemecatan Pak Terawan saja, tapi kita ingin mendiskusikan IDI secara keseluruhan, bagaimana posisi IDI, gimana kelembagaan IDI, seperti apa contoh ini kan kita melihat tidak ada badan pengawasnya,” ungkapnya.
Nihayatul mengakui kecewa dengan alasan ketidakhadiran IDI dalam rapat. Sebab, agenda komisi IX tidak hanya mengurusi IDI.
“Hari ini dia (IDI) tidak datang, tentu kami kecewa sekali dengan alasan masih muktamar, padahal kita kan diskusinya tidak lama ya, apalagi rapat kita semasa (pandemi) covid dibatasi sampai pukul 16.00 wib, toh kita jam 3 ada agenda lain,” tegasnya.
Nihayatul menjelaskan, Komisi IX telah menawarkan IDI untuk menjadwalkan ulang rapat pada Rabu (30/3), namun di tolak.
“Kami sempat menawarkan untuk besok siang,e tapi pimpinan mereka masih banyak yang belum datang dari Aceh atau sudah punya agenda lain, mereka minta Kamis, tapi Kamis kita sudah ada agenda dengan Menkes (Budi Gunadi Sadikin), karena ada panjang vaksin yang di tunggu masyarakat,” tuturnya.
“Dan siangnya kita ada rapat dengan BPJS Kesehatan, ini juga penting, jadi kita sudah nggak ada waktu lagi,” kata Nihayatul Wakil Ketua Komisi IX.
Robert Nainggolan










