PALAS, Potretnusantara.id – Saat ini masyarakat sedang ramai memperbincangkan banyak kegiatan kedinasan para aparatur sipil negara tidak taat akan protokol kesehatan, ketidak taatan ini menurut masyarakat merupakan perlakukan yang tidak adil bagi masyarakat.
Masyarakat menilai, peraturan prokes tersebut seolah-olah hanya berlaku bagi masyarakat yang tidak memiliki kekuatan atau bekingan sehingga perlakukaannya dinilai tidak adil.
“Cobalah, kalau kita dirazia, nah mereka dengan bebasnya tidak taat protokol kesesahatan,”kata salah satu warga yang merasa diperlakukan tidak adil dengan memperlihatkan salah satu kegiatan dinas di media facebook.
Dia menilai prokese tersebut sangatlah bermamfaat dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19, namun sangat disayangkan jika hal tersebut diberlakukan hanya bagi masyarakat saja.
“Kita mati matian prokes, sementara seperti mereka tidak peduli kan jadi percuma. Kita berusaha memutus penyebarannya dan mereka malah menjemput covidnya ke dari daerah lain ke daerah kita, ini bagaimana,”protesnya.
Di media FB, terlihat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padanglawas, Provinsi Sumatera dikabarkan mengadakan kegiatan Sosialisasi Aplikasi Bantuan Oprasional Sekolah (BOS), giat tersebut dilaksanakan pada selasa (7/3) lalu di Aula Hotel Samsiah, Lingkungan VI Sibuhuan, Kecamatan Barumun.
Tidak jelas apa tema dan siapa peserta yang mengikuti sosialisasi, namun aneh nya dalam foto yang beredar di media sosial terlihat jelas peserta tidak menerapkan protokol kesehatan (Prokes)
Sekertaris Disdikbud Padanglawas, Sahdin Daulay yang juga menjabat sebagai manajer BOS saat dikonfirmasi berulang kali ditemui tidak berada di kantornya, menurut staf yang ada Sahdin sedang tugas luar.
Demikian juga saat di upayakan komunikasi melalui aplikasi whatsappnya juga tidak merespon meski dilayar sudah terlihat centang dua berwarna biru menandakan pesan sudah dibaca. Kamis (10/3).
Sebelumnya, Kepala Disdikbud, Rosydahwati saat acara gebyar vaksinasi anak sekolah usia 6 hingga 18 tahun menyebutkan selain vaksin, penerapan prokes juga menjadi peran penting sebagai upaya memutuskan penyebaran covid-19.
Beredar kabar giat sosialisasi aplikasi BOS di Aula tersebut dilaksanakan berjadwal dengan ketentuan plotting area sekolah tiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Padanglawas.
Aktifitas kerumunan tidak prokes dinilai tidak sejalan dengan program Satgas Covid-19 Padanglawas. Bahkan saat ini TNI-POLRI disibukan dengan program vaksinasi, tetapi giat sosialisasi malah melanggar ketentuan Prokes.
Ibarat pepatah mengatakan murid kencing berdiri guru kencing berlari, dikhawatirkan aktifitas tersebut malah menambah klaster baru.
Robert Nainggolan.










