BATAM, Potretnusantara.id-Dalam era indutris 4.0 menuntut semua pihak khususnya genrasi muda untuk lebih mumpuni dalam menyikapi segala macam persoalan di negeri ini serta menghadapi tantangan dunia internasional, sebagai asset bangsa generasi muda harus harus lebih tangguh dan lebih siap dalam segala hal.
Hal ini disampaikan Anggota MPR RI, Haripinto Tanuwidjaja di Kampus Universita Internasional Batam (UIB), Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (21/2).
“Ada tantangan secara internal, ada juga tantangan external yang menjadi tanggung jawab kita bersama,”kata Haripinto Tanuwidjaja mengawali dihadapan 300 masiswa dan ormas tersebut mengawali.
Haripinto mengatakan, Mahasiswa sebagai generasi muda harus memahami bagaimana pentingnya sebagai warga negara untuk menjaga, memelihara dan membangun ideologi bernegara sebagai landasan persatuan dan kesatuan bangsa.
“Tantangan generasi saat ini besar sekali, mulai dari ekonomi, sosial media bahkan tentang perkembangan pertahanan negara secara internasional,”kata Haripinto.
Wahyu, salah satu mahasiswa peserta sosialisi bertanya tantang bagaimana negara melihat persatuan dan kesatuan bangsa tentang Timor Leste lepas dari NKRI dan persoalan daerah Papua saat ini.
“Bagaiman ideologi itu terbagun sementara dulu Timor Leste bisa lepas, dan kondisi Papua juga saat ini,”kata Wahyu.
Menjawab pertanyaan tersebut, Haripinto mengatakan sebagai masyarakat juga dituntut tidak gampang terhasut oleh pengaruh-pengaruh dunia luar, juga pemerintah tidak gegabah dalam mengambil keputusan.
“Timor Leste kalau kita lihat kondisi sebelum lepas dari kita (Indonesia) mana lebih sejahtra, tentu lebih sejahtra saat masih bahagian Indonesia. Artinya, kita jangan percaya akan pengaruh luar,”tegasnya.
Dan terkait Papua tambahnya, harus menjadi tanggungjawab bersama sebagai anak bangsa. Haripinto meyakini, para generasi muda kedepan pasti mampu menghadapi tantangan tersebut dengan tetap berpedoman kepada 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar, NKRI dan Bhinneka Tungal Ika.
“Dengan 4 Pilar Kebangsaan, kita pasti maju dalam persatuan dan kesatuan bangsa,”katanya.
Pantauan dilapangan, acara berjalan cukup interaktif. Komunikasi para mahasiswa dan narasumber berjalan dua arah mengingat persoalan dunia Internasional yang dikaitkan dengan kebangsaan dan peran generasi muda kedepannya.
rd










