KARIMUN, Potretnusantara.id – Sejalan dengan hari Kontrasepsi Dunia, Ketua Perlindungan Perempuan dan Anak (KPP) Ibu Ros bekerjasama dengan pihak Tentara Negara Indonesia (TNI) wilayah Kabupaten Karimun dengan mengadakan program TNI Manunggal KB Kesehatan di Puskesmas Balai, Kamis (17/9).
“Sebenarnya hari kontrasepsi sedunia ini, per tanggal 26 September. Tapi karena ada kesempatan hari ini, Kita jalankan,” Ucap Ros saat diwawancara di Puskesmas Balai, Kamis(17/9).
Ros juga mengatakan, Dalam program ini juga dilakukan donor darah sebanyak 50 orang. Pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis 25 orang, pelayanan IVA (Tes Kanker Serviks sejak dini) juga sebanyak 25 orang, serta sunat massal berjumlah 50 orang.
“Untuk Hari Kontrasepsi Dunia di adakan di 3 Kecamatan, yakni Kecamatan Karimun, Kecamatan Kundur Barat, dan Kecamatan Meral. Semuanya gratis,” Lanjutnya
Aunur Rafiq selaku Bupati Karimun juga turut hadir dalam acara program ini. Setelah program ini dijalankan tiga kecamatan, Rafiq mengucapkan terima kasih kepada pihak kecamatan, kepala puskesmas, kepala pengendalian penduduk dan seluruh kepala dinas yang turut ikut dalam program ini bersama Tentara Negara Indonesia (TNI).
“Kita berharap bahwa pengendalian penduduk di Kabupaten Karimun dapat kita lakukan dengan baik, dengan mencari Akseptor Keluarga Berencana (KB) sebanyak 100 orang. Semoga dapat tercapai,” Harap Rafiq
Mengenai kasus COVID – 19, Rafiq juga memberitahu terjadi peningkatan yang cukup banyak. Pada Rabu (14/9) menjadi kasus pertama pasien remaja berusia 17 tahun meninggal akibat COVID 19 disertai penyakit bawaannya.
“Untuk kasus nya sudah mencapai 37 kasus, ditambah satu yang meninggal kemarin. Angka kesembuhan 34, kemudian yang dirawat ada 3, ada 10 tracking yang belum keluar. Kita lakukan tracking pada hari ini,” Ungkapnya
Rafiq sangat berharap, peningkatan kasus COVID – 19 di Kabupaten Karimun dapat ditekan dengan baik, penyebaran dapat di logalisir, karena diketahui Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani hanya memiliki kapasitas 15 pasien yang bisa ditangani. Sebenarnya tersedia 22 kapasitas, namun tidak semua dipakai sebab terbatasnya pelayanan kesehatan kita saat ini.
sonithayolla










Discussion about this post