MEDAN, Potretnusantara.id – Agenda Sosialisasi Perda No. 6 Tahun 2016 Anggota DPRD Medan Paul Simanjuntak dari Fraksi PDI Perjuangan mengingatkan Perlunya Kolaborasi dan Koordinasi untuk Pengadaan Hidran Air
Lebih lanjut Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak SH, mengutarakan untuk kendaraan pemadam kebakaran juga dimaksimalkan penggunaannya. Artinya selain dari 30 kendaraan yang standby, sedangkan sisanya yang boleh dikatakan ada kerusakan itu diperbaiki sehingga armada tersebut bisa siaga di UPT yang telah ada sembari memberikan sosialisasi pelatihan kepada relawan untuk langkah pencegahan dan pemadaman api bila terjadi kebakaran.
Masih dalam acara sosialisasi yang dihadiri, Parlindungan Sihite perwakilan Dinas Damkar Kota Medan, Sekcam Medan Tembung, Ansari Hasibuan, Lurah Bandar Selamat, Mukhtar Lubis serta tokoh masyarakat dan agama setempat, Paul mengatakan perlunya ada kordinasi dilakukan pengecekan terhadap bangunan ruko, mini market, gudang dan pabrik terdapat alat pemadam api sebagai upaya tindakan pencegahan kebakaran. “Sama-sama kita ketahui bahwa dikawasan Medan Tembung ini, banyak pabrik dan gudang serta perkantoran sehingga ini perlu adanya pengecekan kesiapan dalam mencegah kebakaran,”ucapnya lagi sembari pelatihan kepada para relawan.
Senada dengan itu, Parlindungan Sihite sepakat perlu adanya Hidran air, dikarenakan waktu ia masuk menjadi petugas pemadam kebakaran pada tahun 1998 tercatat ada 138 Hidran air, dimana sekarang ini tinggal 38 saja.
“Hidran air ini sangat membantu petugas pemadam dalam memadamkan api,” tutur Sihite
Parlindungan juga memaparkan kebakaran yang terjadi dikarenakan kelalaian manusia dalam memperhatikan instalasi kelistrikan. Sebab hampir 90 persen kebakaran terjadi karena kurang pahamnya warga atas instalasi kelistrikan yang berada di dalam rumahnya.
Dicontohkan kebakaran sering terjadi disaat pemiliknya tidak ada di rumah terutama pada hari libur atau hari raya sebaiknya ketika pergi mematikan alat-alat peralatan rumah tangga dengan arus yang tinggi, seperti kulkas.
Jadi kalau bepergian harus dicek kembali kelistrikannya dengan memastikan telah mematikan kulkas, AC, televisi, kipas angin, Rice cooker (pemasak dan pemanas nasi) dan Dispenser saat bepergian jauh,” ujarnya.
Sementara Sekcam Medan Tembung, Ansari Hasibuan menyampaikan pihaknya juga turut mensosialisasikan ketersediaan dan berfungsi alat pemadam kebakaran pada setiap unit usaha.
Diakhir acara, Paul juga mengingatkan kepada warga tentang BPJS PBI untuk perobatan termasuk kepengurusan KTP, KK dan Akta kelahiran.
Kemudian, ia menyerahkan secara simbolis akta kelahiran kepada warga, karena mereka datang ke Paul Center dalam kepengurusan KK, KTP, BPJS PBI dan Akte kelahiran.
Nurlince Hutabarat










